Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Mahasiswa dan Warga Geruduk DPRD Riau, Dampak Bullying Tewaskan Murid SD di Inhu 

Mahasiswa dan Warga Geruduk DPRD Riau, Dampak Bullying Tewaskan Murid SD di Inhu 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak bersama mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, Rabu (26/11/25).

Mereka menuntut keadilan terhadap dugaan korban bullying Christopher Butarbutar, yang meninggal di Indragiri Hulu (Inhu). Massa meminta agar ada keadilan terhadap korban yang meninggal dan sanksi terhadap terhadap anak yang melakukan bullying.

Wakil Ketua Umum Germas Perlindungan Perempuan dan Anak, Ricka menyampaikan beberapa tuntutan massa aksi. Di antaranya mendesak DPRD Riau untuk mengesahkan regulasi tentang pencegahan dan penanganan kasus bullying di sekolah.

Mereka mendesak DPRD Riau menguatkan sistem pengawasan internal dan eksternal di setiap satuan pendidikan. Mengoptimalkan program pendidikan karakter dan perlindungan anak dengan alokasi anggaran yang memadai.

Kemudian mereka juga meminta untuk melakukan evaluasi total terhadap seluruh kepala sekolah di Riau. Bahkan mereka juga meminta agar menon-jobkan kepala sekolah yang lalai dan tidak bertanggung jawab atas kasus bullying dan tindakan kekerasan di sekolah.

Tak kalah penting, mereka juga meminta agar ada sanksi tegas terhadap kepala daerah yang mendeklarasikan Kota Layak Anak, namun lalai terhadap kasus bullying hingga memakan korban meninggal dunia.

Pihaknya juga meminta agar pihak terkait menjelaskan kepada publik apa saja indikator kabupaten/kota layak anak, serta mengevaluasi kembali status daerah yang tidak mampu melindungi anak-anak dari kekerasan.

Saat ini, massa berkomunikasi dengan Komisi I DPRD Riau untuk menyampaikan tuntutan dan jawaban pasti dari anggota dewan.

Diketahui, aksi demo di depan Gedung DPRD Riau itu dipicu oleh kasus korban bullying Christopher Butarbutar murid SDN di Inhu telah diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh kepolisian setempat. Polisi mm menyebut korban diduga meninggal karena usus buntu, bukan bullying.

Dari kondisi fisik korban saat meninggal dunia terdapat luka memar dan lebam di sejumlah bagian tubuh. Sementara, pihak kepolisian menyatakan hal lain, yang membuat orangtua korban tidak terima, sehingga mencari keadilan melalui unggahan-unggahan di media sosial, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERKUAT Kemitraan, Apical Group Gelar Media Sharing Session Bersama Insan Pers Dumai

    PERKUAT Kemitraan, Apical Group Gelar Media Sharing Session Bersama Insan Pers Dumai

    • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Selain komit dengan program CSR ujud kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, Apical Group Dumai juga perkuat kemitraan insan pers untuk optimalisasi publikasi. Apical Group Dumai menggelar pertemuan bersama rekan-rekan media khususnya di Kota Dumai, dengan mengambil tema “Media Sharing Session” di Hotel The Zuri, Jalan Jendral Sudirman Dumai, Jumat (10/11/23). Selain menjaga […]

  • HILUK Tabrak Tronton, Ibu dan Dua Anaknya Meregang Nyawa di Tol Permai

    HILUK Tabrak Tronton, Ibu dan Dua Anaknya Meregang Nyawa di Tol Permai

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MINAS, detak24com – Memasuki libur lebaran Idul Fitri 1445 H, kecelakaan terjadi di Jalan Tol Permai, tepatnya KM 09 Jalur B, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan, kecelakaan di Tol Permai tersebut terjadi pada Ahad (07/04/24) malam, yang dan memakan tiga korban jiwa. “Kecelakaan melibatkan antara mobil Toyota […]

  • Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kabar mengenai dugaan OTT KPK di Kabupaten Kuansing terus menyita perhatian publik. Bupati Suhardiman Amby dikabarkan diperiksa di Mapolres setempat, Senin (29/06/26). Namun hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai keberadaan Suhardiman Amby maupun adanya operasi KPK tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh KPK ataupun pihak kepolisian. Meski […]

  • Bupati Pelalawan Warning Pengusaha, Perhatikan Warga Sekitar!

    Bupati Pelalawan Warning Pengusaha, Perhatikan Warga Sekitar!

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Banyaknya perusahaan beroperasi di Kabupaten Palalawan hendaknya memberi dampak positif bagi  masyarakat. Apalagi bagi warga yang berada di dekat ‘ring satu’ perusahaan beroperasi mesti mendapat perhatian khusus. Jangan ada lagi yang miskin, terlantar atau tak bisa makan. “Ini warning serius bagi seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan. Saya tidak ingin mendengar […]

  • KETUA DPRD Luwu Timur Tolak Jabat Tangan Warga, Alasan Buru-Buru Rapat

    KETUA DPRD Luwu Timur Tolak Jabat Tangan Warga, Alasan Buru-Buru Rapat

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    detak24.com – Media sosial sedang dihebohkan dengan video Ketua DPRD Luwu Timur Sulawesi Selatan (Sulsel), Aripin menolak berjabat tangan dengan warga. Momen ini terjadi saat Ketua DPRD Luwu Timur Aripin hendak memimpin rapat pemilihan wakil bupati di gedung DPRD Luwu Timur. “Waktu hari Senin, tanggal 6 Maret 2023 kemarin, bertepatan dengan agenda pemilihan Wakil Bupati […]

  • Korupsi Rp 240 Juta, Camat Palika Rohil Diseret ke Penjara

    Korupsi Rp 240 Juta, Camat Palika Rohil Diseret ke Penjara

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com –  Kejari Rohil menahan mantan Camat Pasir Limau Kapas (Palika) Rohil inisial BI, dalam kasus korupsi Rp 240 juta. Tersangka dititipkan di Lapas Bagansiapiapi. BI ditetapkan sebagai tersangka dugaan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan keuangan Kecamatan Palika, yang berasal dari APBD Rohil serta dana Bantuan Keuangan (Bankeu) APBD Provinsi Riau Tahun […]

expand_less