Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Galian C Ilegal Minta Tumbal Nyawa, Pria Bermarga Laia Tewas di Pekanbaru 

Galian C Ilegal Minta Tumbal Nyawa, Pria Bermarga Laia Tewas di Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang pria ditemukan tewas di lokasi aktivitas galian C di Jalan Simpang Jengkol, RT 03 RW 05, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Rabu (18/03/26) petang.

Temuan korban, viral di media sosial dan kembali menyoroti aktivitas tambang ilegal yang dinilai masih lemah pengawasan.

Korban diketahui bernama Farisman Laia (46), warga setempat. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi telungkup di ujung jalan sekitar pukul 16.30 WIB.

Menurut saksi, Walidiu Laila (52), korban ditemukan saat dilakukan pencarian oleh keluarga karena tidak pulang selama satu hari.

“Awalnya kami mencari karena korban tidak pulang. Saat menyisir lokasi, saya melihat seseorang tergeletak tidak bergerak. Setelah didekati, ternyata korban yang kami cari,” ujarnya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan diteruskan ke kepolisian. Sadarman Laiya (26), yang merupakan anak korban, mendatangi lokasi sebelum melapor ke Polsek Kulim.

Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Personel langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan saksi,” ujarnya, Kamis (19/03/26).

Ia menjelaskan, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan gejala stroke. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” katanya.

Meski demikian, perhatian publik tidak hanya tertuju pada peristiwa kematian tersebut. Lokasi penemuan jasad diketahui merupakan kawasan aktivitas galian C yang diduga ilegal dan telah berulang kali menelan korban jiwa.

Sebelumnya, dua anak, Martha (11) dan Jefri (8), meninggal dunia setelah ditemukan mengapung di genangan air bekas galian C di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, pada 8 September 2025.

Saat itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menyatakan bahwa aktivitas galian C di kawasan tersebut ilegal dan telah berlangsung lama. Ia juga meminta adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

    Peternak Riau Ogah Urus Ganti-Rugi PMK, Syaratnya Ribet

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com- Setakat ini terdapat 24 ekor sapi yang mati dan 28 ekor dilakukan pemotongan paksa akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Riau. Namun, belum ada peternak yang mendapatkan ganti rugi. seperti yang dijanjikan pemerintah pusat sebelumnya. Beberapa waktu lalu, pemerintah mengaku siap memberikan ganti rugi bagi peternak yang hewannya mati akibat terkena wabah […]

  • Ketua dan Waka PN Depok Terjaring OTT KPK, Cek Kronologis Kasusnya!

    Ketua dan Waka PN Depok Terjaring OTT KPK, Cek Kronologis Kasusnya!

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka terkait penerimaan hadiah atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Tiga orang berasal dari pihak PN Depok, sementara dua lainnya dari PT Karabha Digdaya (KD). Kelimanya terciduk dalam drama OTT di sebuah restoran lapangan golf saat para tersangka memberi dan menerima uang […]

  • MENKOPOLHUKAM Beri Sinyal Pantau Langsung Kasus Setoran Rp650 Juta Bripka Andri

    MENKOPOLHUKAM Beri Sinyal Pantau Langsung Kasus Setoran Rp650 Juta Bripka Andri

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menkopolhukam beri sinyal akan turun tangan, jika penanganan kasus setoran Rp 650 juta Bripka Andri Darma Irawan kepada Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau, Kompol P macet. Mahfud MD yang juga Ketua Kompolnas RI menyerahkan sepenuhnya kepada Polri untuk menyelidik kasus tersebuti lebih lanjut. “Biar diselidiki dulu oleh polisi. Jika macet, saya […]

  • Dua Pejabat Dicopot, Pungli THL di RSD Madani Pekanbaru Makan Korban 

    Dua Pejabat Dicopot, Pungli THL di RSD Madani Pekanbaru Makan Korban 

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua pejabat Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, yakni Kabid Sumber Daya Informasi, Rice Maulana dan Kasubag Umum, Hidayat Mardianto resmi dibebastugaskan. Keduanya diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) terhadap Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan rumah sakit milik Pemko tersebut. Pencopotan sementara ini dilakukan dalam rangka pemeriksaan yang tengah berlangsung […]

  • TOP SKOR Piala Dunia Qatar : Cody Gakpo Samai Mbappe dan Valencia

    TOP SKOR Piala Dunia Qatar : Cody Gakpo Samai Mbappe dan Valencia

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEMAIN Belanda, Cody Gakpo tak cuma berandil meloloskan timnya ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022. Ia  juga menyamai Kylian Mbappe dan Enner Valencia di klasemen top scorer. Gakpo jadi starter saat Belanda menghadapi Qatar pada laga terakhir Grup A di Al Bayt Stadium, Selasa (29/11/2022) malam WIB. Dia yang membuka keunggulan Belanda di menit ke-26. Keunggulan […]

  • PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 22 perusahaan dilaporkan ke  Disnakertrans Riau, terkait pembayaran THR karyawan tidak sesuai ketentuan. “Sampai H-1 Lebaran tahun 2024, ada 22 pengaduan terkait THR. Pengaduan disampaikan ke Posko THR Disnakertrans Riau,” kata Kepala Disnakertrans Riau, Boby Rachmat, dikutip Rabu (10/04/24). Boby mengatakan, selain ada yang tidak membayarkan THR karyawan juga ada terkait […]

expand_less