Plt Gubri SF Hariyanto Didemo Mahasiswa Dua Universitas, Sekdaprov Turun Tangan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 26 menit yang lalu
- print Cetak

Mahasiswa dua universitas demo Plt Gubri SF Hariyanto. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, terpaksa menemui mahasiswa dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan UIR yang berunjuk rasa di gerbang Kantor Gubernur, Selasa (20/10/26).
Mahasiswa sebenarnya ingin menyampaikan orasi kepada Plt Gubri SF Hariyanto. Namun, yang bersangkutan tidak ada di kantornya.
“Saya selaku Sekretaris Daerah Provinsi Riau, hadir bersama adik-adik di sini. Kami mendengar dari tadi apa yang adik-adik sampaikan. Kami tidak mendengar dari ruang tertutup,” kata Sekdaprov saat menerima mahasiswa.
Ia mengatakan hujan ini merupakan hasil modifikasi cuaca. Modifikasi cuaca ini dilakukan oleh petugas yang melakukan operasi udara.
“Soal adik-adik mahasiswa ingin Pak SF Hariyanto sebagai Gubernur Riau hadir di sini, tadi sudah saya jelaskan bahwa beliau tidak ada di sini. Karena, ada tugas lain yang sedang beliau laksanakan,” kilahnya.
Jadi, semua pesan dalam orasi mahasiswa sudah didengarkan. Karena, ia sudah menyaksikan aksi demonstrasi dari awal.
“Pak SF Hariyanto tidak ada di sini. Pak Gubernur sedang menghadiri kegiatan yang sudah diagendakan. Saya yang bertanggung jawab untuk hadir hari ini menerima adik-adik semua,” ucapnya.
Namun, aksi demo enggan untuk bubar. Aksi dilanjutkan dengan teaterikal tentang karhutla.
Di tengah aksi teaterikal, Sekdaprov kembali masuk ke Kantor Gubernur Riau. Jelang senja, Syahrial Abdi kembali menemui mahasiswa.
“Saya baru saja menghubungi Plt Gubernur SF Hariyanto. Beliau bersedia bertemu dengan kalian dalam waktu beberapa hari ke depan,” sebutnya.
Pemprov Riau akan berkirim surat ke masing-masing rektor. Surat tersebut terkait pertemuan mahasiswa dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Usai kesepakatan itu, mahasiswa Unilak dan UIR membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB petang, seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : Kar















