Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Sempat Digembok, Massa Geruduk Kantor Wali Nagari Sawah Laweh Bayang

Sempat Digembok, Massa Geruduk Kantor Wali Nagari Sawah Laweh Bayang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAINAN, detak24com – Masyarakat Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan berunjuk rasa di kantor kenagarian setempat menolak hasil Pilwana, Kamis (16/10/26).

Sebelum datang aparat kepolisian, massa dikabarkan sempat menggembok kantor Wali Nagari Sawah Laweh tersebut. Mereka menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).

Aksi unjuk rasa dapat ditertibkan. Massa bersedia membuat berita acara penolakan hasil Pilwana Nagari Sawah Laweh di halaman kantor wali nagari setempat.

Dalam berita acara tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan terkait proses pelaksanaan Pilwana yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan dan penyelesaian dari pihak terkait.

Adapun tuntutan masyarakat meliputi penolakan terhadap pelaksanaan Pilwana Nagari sawah laweh, permintaan agar panitia Pilwana memberikan penjelasan secara jujur dan terbuka, serta pembatalan atau pencabutan penetapan calon wali nagari.

Masyarakat juga meminta panitia menjelaskan secara terbuka persoalan yang terjadi saat penerimaan berkas di tingkat nagari. Selain itu, mereka meminta agar panitia Pilwana mengundurkan diri. Dalam berita acara tersebut, masyarakat turut menyampaikan bahwa apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti, mereka berpotensi melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Sebagai tindak lanjut awal, atas permintaan masyarakat, tahapan Pilwana untuk sementara diminta dihentikan hingga terdapat keputusan dari Panitia Pilwana tingkat Kabupaten Pesisir Selatan mengenai persoalan yang disampaikan masyarakat.

Berita acara tersebut turut diketahui oleh Penjabat Wali Nagari Yuwizar, Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Yurizal, serta Ketua Panitia Pilwana Ismed Budiman.

“Masyarakat menolak hasil Pilwana Nagari Sawah Laweh dan berunjuk rasa di kantor wali nagari. Untung polisi cepat datang dan berhasil nenertibkan massa,” ujar Yurizal, Ketua Bamus Nagari Sawah Laweh.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan panitia Pilwana tingkat kabupaten segera memberikan penjelasan serta solusi yang adil dan transparan agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. (*)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurir Sabu di Bengkalis Simpan BB dalam Mulut, Keno Tangkap Jugo Wak!

    Kurir Sabu di Bengkalis Simpan BB dalam Mulut, Keno Tangkap Jugo Wak!

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Bengkalis, detak24.com – Seorang kurir sabu di Bengkalis berupaya sembunyikan barang bukti (BB) dalam mulut.  Berkah kelihaian polisi,  tersangka berhasil ditangkap. Dikutip Jumat (05/08/22), tersangka berinisial PS (32), buruh berdomisili di Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis diringkus Tim Satres Narkoba Polres Bengkalis, Senin (1/8/22) sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas menyita barang bukti, sedikitnya 1,02 […]

  • Presiden Prabowo Perintahkan Sikat Habis Aksi Pungli Berkedok Ormas 

    Presiden Prabowo Perintahkan Sikat Habis Aksi Pungli Berkedok Ormas 

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Presiden Prabowo Subianto perintahkan TNI – Polri berantas tindakan ormas yang melakukan pungli, termasuk ke dalam kawasan industri. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/03/25). Menurutnya, pemerintah bakal mengambil tindakan tegas terkait dengan pungli yang dilakukan oleh Ormas. “Presiden perintahkan TNI, […]

  • Nenek 79 Tahun Tewas di Tangan Perampok

    Nenek 79 Tahun Tewas di Tangan Perampok

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    BANGKINANG (DETAK24.COM)  – Seorang nenek bernama Musdalipah (79) tewas di tangan pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Kabupaten Kampar, Riau. Kasus perampokan dan pembunuhan nenek itu telah berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar. Wakapolres Kampar Kompol Rachmat Muchamad Salihi mengatakan, pelaku adalah AZ (33). Baca juga: Polisi Tangkap Pemuda yang Sekap […]

  • INFO SAWIT : Harga TBS Riau Turun Sepekan ke Depan

    INFO SAWIT : Harga TBS Riau Turun Sepekan ke Depan

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Harga TBS sawit Riau mengalami penurunan harga pada setiap kelompok umur, untuk sepekan ke depan. Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, penetapan harga sawit pekan ke 13 tahun 2023 periode 29 Maret sampai dengan 4 April 2023, mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Jumlah penurunan terbesar terjadi pada […]

  • KORUPSI Restorasi Gambut, Jaksa Periksa Mantan Kadishut Riau

    KORUPSI Restorasi Gambut, Jaksa Periksa Mantan Kadishut Riau

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Kadishut Riau, Mamun Murod,l dipanggil jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) dalam kasus korupsirre Dia dimintai keterangan terkait dugaan korupsi kegiatan restorasi lahan gambut restorasi lahan gambut. Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, membenarkan pemanggilan terhadap Mamun Murod. “Dilakukan pemanggilan terhadap MM,” ujar Bambang, Senin (13/05/24). Bambang mengatakan, […]

  • PPP Klaim Ganjar – Sandiaga Pasangan Ideal

    PPP Klaim Ganjar – Sandiaga Pasangan Ideal

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyebut, pasangan Ganjar Pranowo – Sandiaga Uno cocok di Pilpres 2024. Bahkan, menurutnya, Presiden Jokowi juga menilai bahwa konfigurasi tersebut cocok. “Menurut saya cocok ya karena waktu itu Pak Presiden juga udah mengatakan cocok gitu kan, jadi Pak Ganjar Sandi cocok,” kata Mardiono usai bertemu Sandi di […]

expand_less