Terpergok Pemilik, Maling Sapi Nyaris Babak Belur di Teluk Makmur Dumai
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Maling sapi terpergok pemilik saat beraksi di Teluk Makmur, Dumai. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Seorang maling sapi berinisial PA alias IZ nyaris babak belur usai ketahuan beraksi di Jalan Cek Porek, Teluk Makmur, Dumai.
Informasi dirangkum, Polsek Medang Kampai mengungkap dugaan tindak pidana pencurian ternak berupa sapi yang terjadi di kawasan Jalan Cek Porek Pantai Marina, RT 003, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.
“Dalam pengungkapan tersebut, polisi meringkus seorang pria berinisial PA alias IZ yang diduga terlibat dalam aksi pencurian ternak milik warga,” ujar AKP Zaini Waluyo, Kasi Humas Polres Dumai, Selasa (29/09/26).
Menurutnya, peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, pada Senin, 3 Agustus 2026, pelapor hendak memasukkan tiga ekor sapi miliknya ke dalam kandang. Namun, pelapor mendapati sapi tersebut tidak berada di lokasi.
“Pelapor kemudian melakukan pencarian di sekitar area tempat biasa menambatkan ternaknya. Namun, saat itu pelapor belum mengetahui secara pasti keberadaan sapi tersebut,” sebut dia.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, pelapor kembali mendapati sapi yang biasa ditambatkan di lokasi tersebut tidak berada di tempat. Ia kemudian melakukan pencarian.
Sekitar pukul 19.00 WIB, salah seorang saksi berinisial M datang ke rumah pelapor dan memberitahukan bahwa terdapat sebuah mobil pick up yang masuk ke kawasan depan Pantai Marina dalam kondisi tidak menyalakan lampu utama.
Mendapat informasi tersebut, pelapor bersama saksi kemudian menuju lokasi untuk melakukan pengintaian. Setelah sekitar 30 menit mengamati dari kejauhan, pelapor dan saksi melihat seseorang sedang memuat seekor sapi ke dalam mobil pikap.
“Pelapor dan saksi kemudian mendatangi mobil pick up tersebut dan langsung menyorotkan lampu senter ke arah lokasi, sehingga sapi tersebut terkejut dan terlepas berlari ke hutan. Sementara pelaku juga langsung meninggalkan kendaraannya dan melarikan diri,” ungkapnya.
Pelapor bersama saksi selanjutnya berusaha mencari sapi miliknya. Pada keesokan paginya, sapi ditemukan berada di sekitar samping rumah warga bernama Usman. Sapi tersebut kemudian diketahui merupakan milik pelapor.
Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp 25 juta dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medang Kampai untuk dilakukan pengusutan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin, 28 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Medang Kampai Ipda Hans Prianggono, melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap orang yang diduga terlibat dalam pencurian ternak tersebut.
Dari hasil penyelidikan, Tim Opsnal memperoleh informasi mengenai keberadaan seorang pria yang diduga terlibat di sebuah rumah di Jalan Arifin Ahmad RT 003, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai.
“Petugas kemudian mendatangi lokasi dan menangkap seorang pria yang berada di dalam rumah. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pria berinisial PA alias IZ dan mengakui keterlibatannya dalam pencurian sapi tersebut,” tuturnya.
Selanjutnya, PA alias IZ dibawa ke Mapolsek Medang Kampai untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Carry pikap warna hitam BM 8700 RH, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih BM 5571 EP, serta seutas tali sapi warna putih bercorak merah biru dengan panjang sekitar lima meter.
Masih kata Zaini, Polsek Medang Kampai telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya membuat laporan polisi, menerbitkan surat perintah penangkapan dan penahanan, mengamankan barang bukti, serta menyerahkan surat penangkapan kepada keluarga terlapor. (*)
Editor : kar














