Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Jelang Lebaran, Pekerja Tewas di Lokasi PT PHR, HMI Minta Usut Tuntas

Jelang Lebaran, Pekerja Tewas di Lokasi PT PHR, HMI Minta Usut Tuntas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – HMI Cabang Pekanbaru mengecam keras tewasnya pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (27/03/25).

Korban, KA (32) merupakan karyawan PT Radiant Utama Interinsco Tbk, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja area PT PHR. Almarhum meninggalkan istri dan dua anak yang masih kecil.

HMI menilai peristiwa ini mencerminkan lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor industri energi. Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga menegaskan bahwa dalam sistem kerja yang profesional, tidak boleh ada nyawa pekerja yang melayang akibat kelalaian manajemen keselamatan.

Sebagai respons atas insiden ini, HMI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait:

1. Investigasi Transparan dan Sanksi Tegas
HMI mendesak agar PT Radiant Utama Interinsco Tbk bertanggung jawab atas kejadian ini. Mereka meminta adanya investigasi independen yang transparan dengan pengawasan dari instansi ketenagakerjaan.

2. Peningkatan Keselamatan Kerja
HMI menekankan bahwa pekerjaan berisiko tinggi, seperti kelistrikan, harus dilakukan oleh tenaga kerja bersertifikasi. Mereka menuntut penerapan K3 yang lebih ketat dan tidak hanya sebatas formalitas administratif.

3. Pemenuhan Hak Korban dan Keluarga
HMI meminta agar keluarga korban mendapatkan hak-hak normatif seperti santunan kematian, jaminan sosial, dan kompensasi sesuai dengan aturan perundang-undangan.

4. Evaluasi Menyeluruh Sistem K3
HMI mendorong PT PHR dan mitra kontraktornya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

5. Gerakan Mahasiswa Siap Mengawal
Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa Cipayung, HMI berkomitmen untuk terus mengawal isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif. Mereka menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam industri.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan mendesak semua pihak untuk bertanggung jawab. Jangan sampai ada lagi nyawa pekerja yang melayang akibat sistem kerja yang abai terhadap keselamatan. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga soal kemanusiaan,” ujar Ragil Erlangga dalam keterangan persnya, Ahad (31/0325).

HMI berjanji akan terus mengawal proses investigasi agar insiden ini tidak terulang dan standar keselamatan kerja di sektor industri semakin diperketat. (red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • EMAK-EMAK Gemuk Nyambi Calo CPNS, Tipu Warga Seberida Inhu Rp 226 Juta

    EMAK-EMAK Gemuk Nyambi Calo CPNS, Tipu Warga Seberida Inhu Rp 226 Juta

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Rengat, detak24com – Tim gabungan Satreskrim Polres Inhu menggaruk KS (53) di rumahnya Langsa Timur, Aceh dalam kasus penipuan. Emak-emak gemuk itu nyambi calo CPNS, menipu warga Seberida hingga Rp 226 juta.  “Tersangka KS dibekuk tim gabungan di rumahnya, Desa Alue Pineung Timue, Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, Aceh Minggu, 23 Juli 2023, pukul 01.00 […]

  • Keterlaluan! Pasutri di Pekanbaru Ajak Bayi Umur Setahun Mencuri

    Keterlaluan! Pasutri di Pekanbaru Ajak Bayi Umur Setahun Mencuri

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial PS dan ES ditangkap polisi karena melakukan sejumlah aksi pencurian di Pekanbaru. Ironisnya, saat beraksi tersangka ES menggendong bayi yang masih berusia satu tahun untuk mengelabui sasaran. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, mengatakan aksi pelaku terungkap setelah video mereka viral di media sosial. Berdasarkan informasi tersebut, […]

  • KEPALA BPN Riau Terima Suap dan TPPU Rp 20.9 Miliar, Cek Kronologis Perkaranya

    KEPALA BPN Riau Terima Suap dan TPPU Rp 20.9 Miliar, Cek Kronologis Perkaranya

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau, Muhammad Syahrir diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru terkait perkara suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengurusan izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Adimulia Agrolestari (PT AA), Selasa (18/04/23). Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rio Fandi […]

  • Tangis Haru Warnai Pergantian Karutan Ambon, Siap Lanjutkan Program 

    Tangis Haru Warnai Pergantian Karutan Ambon, Siap Lanjutkan Program 

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AMBON, detak24com – Suasana penuh haru menyelimuti acara pisah sambut Karutan Kelas IIA Ambon yang digelar, Rabu (01/10/25). Acara ini menandai berakhirnya masa tugas Ferdika Canra sebagai Karutan Ambon dan penyerahan estafet kepemimpinan kepada Yudhy Rizaldi. Dalam sambutannya, Ferdika Canra menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pegawai atas dukungan, kerja sama, dan […]

  • PASCA Kecelakaan Atlet Voli Inhil Empat Hari Koma, MAVI Serahkan Bantuan

    PASCA Kecelakaan Atlet Voli Inhil Empat Hari Koma, MAVI Serahkan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INHIL, detak24com – Guna mewujudkan rasa kepedulian dan kekeluargaan sesama atlet voli, Ketua Mantan Atlet Voli Inhil (MAVI) bersama pengurus menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada atlet voli Inhil yang terkena musibah, Kamis (24/08/23). Sebagaimana diketahui, pada Senin 21 Agustus 2023 lalu, salah seorang atlet voli Inhil bernama Fito mengalami kecelakaan di Parit 1 Kelurahan Tembilahan […]

  • Mualem Diklaim Minta Bantuan PBB Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Ini Faktanya!

    Mualem Diklaim Minta Bantuan PBB Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Ini Faktanya!

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH, detak24com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem mengaku tidak mengetahui terkait surat permintaan bantuan penanganan bencana Aceh kepada dua lembaga PBB. Dua lembaga PBB tersebut yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). “Saya tidak tahu apa-apa. Sebenarnya keliru, bukan ke PBB, kepada LSM yang ada di Aceh,” kata […]

expand_less