<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Parit Arsip - DETAK24COM</title>
	<atom:link href="https://detak24.com/tag/parit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detak24.com/tag/parit/</link>
	<description>Cepat Lugas dan Akurat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 14:08:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://detak24.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-logo-detak24-32x32.jpg</url>
	<title>Parit Arsip - DETAK24COM</title>
	<link>https://detak24.com/tag/parit/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Hendak Bunuh Diri, Polisi Amankan Pria dan Anak Kecil Dekat Parit Jalan Pesisir Rumbai </title>
		<link>https://detak24.com/diduga-hendak-bunuh-diri-polisi-amankan-pria-dan-anak-kecil-dekat-parit-jalan-pesisir-rumbai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 14:08:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=72637</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Seorang pria bersama anak kecil di pangkuannya diamankan polisi saat ketahuan duduk dekat parit di Jalan Pesisir, Rumbai, Pekanbaru. Aksi cepat dan sigap personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menyelamatkan nyawa. Seorang pria yang diduga hendak melakukan bunuh diri sambil membawa anak di bawah umur berhasil digagalkan. Informasi dirangkum Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Seorang pria bersama anak kecil di pangkuannya diamankan polisi saat ketahuan duduk dekat parit di Jalan Pesisir, Rumbai, Pekanbaru.</p>
<p>Aksi cepat dan sigap personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menyelamatkan nyawa. Seorang pria yang diduga hendak melakukan bunuh diri sambil membawa anak di bawah umur berhasil digagalkan.</p>
<p>Informasi dirangkum Senin (13/04/26), peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/04/26) sekitar pukul 17.10 WIB di kawasan Jalan Pesisir, Gang Rumbio, Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai.</p>
<p>Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmad Mustika, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat atas nama Fiona dan Intan yang melihat seorang pria dalam kondisi emosional dan mencurigakan, sambil menggendong anak kecil, dengan indikasi hendak melakukan tindakan berbahaya.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Sat PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.</p>
<p>“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami segera menuju TKP untuk memastikan kondisi di lapangan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya, Senin (13/04/26).</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut dalam kondisi tertekan dan emosional. Tanpa tindakan represif, personel Ditlantas memilih melakukan pendekatan humanis dengan mengedepankan komunikasi persuasif guna menenangkan situasi.</p>
<p>Tim yang terdiri dari Bripka Bambang, Bripda Ay, dan Aipda Ridho Putranto secara bergantian membangun komunikasi dengan pria tersebut.</p>
<p>Dengan kesabaran dan empati, petugas berupaya menggali kondisi psikologis yang bersangkutan sambil perlahan meyakinkan agar mengurungkan niatnya.</p>
<p>“Pendekatan yang dilakukan anggota kami mengedepankan sisi kemanusiaan, dengan komunikasi yang tenang, tidak memancing emosi, serta memberikan rasa aman kepada yang bersangkutan,” jelasnya.</p>
<p>Situasi sempat menegangkan, mengingat pria tersebut membawa anak kecil yang berpotensi ikut menjadi korban. Namun berkat ketenangan dan profesionalisme anggota di lapangan, pria tersebut akhirnya luluh dan bersedia mengurungkan niatnya.</p>
<p>Petugas kemudian segera mengamankan pria tersebut beserta anaknya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi risiko lanjutan.</p>
<p>“Alhamdulillah, aksi tersebut berhasil kita gagalkan tanpa adanya korban jiwa. Anak yang dibawa juga dalam kondisi selamat,” tambah Kombes Jeki.</p>
<p>Selanjutnya, pria tersebut bersama anaknya diserahkan kepada pihak keluarga yang datang menjemput di lokasi, disertai imbauan agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari keluarga.</p>
<p>Untuk memastikan situasi benar-benar kondusif, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan koordinasi dengan pihak Polsek setempat, ketua RT, serta warga sekitar guna memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan terkendali.</p>
<p>Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif atau penyebab pria tersebut nekat melakukan aksi tersebut. (Rls)</p>
<p>Editor : kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempar Temuan Jasad Bayi Mengapung di Parit Graha Panam Permai Pekanbaru</title>
		<link>https://detak24.com/gempar-temuan-jasad-bayi-mengapung-di-parit-graha-panam-permai-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 10:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Jasad]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=71996</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com – Temuan jasad bayi mengapung di parit Perumahan Graha Panam Permai, menggemparkan warga sekitar. Mayat itu ditemukan anak-anak yang tengah bermain sekitar TKP. Warga Kecamatan Binawidya, Pekanbaru dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di sebuah parit perumahan pada Ahad, 15 Maret 2026. Tepatnya sekitar pukul 07.30 WIB. Jasad bayi malang tersebut ditemukan mengapung di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> – Temuan jasad bayi mengapung di parit Perumahan Graha Panam Permai, menggemparkan warga sekitar. Mayat itu ditemukan anak-anak yang tengah bermain sekitar TKP.</p>
<p>Warga Kecamatan Binawidya, Pekanbaru dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di sebuah parit perumahan pada Ahad, 15 Maret 2026. Tepatnya sekitar pukul 07.30 WIB.</p>
<p>Jasad bayi malang tersebut ditemukan mengapung di parit Perumahan Graha Panam Permai, Jalan Suka Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.</p>
<p>Penemuan ini sontak menghebohkan warga sekitar. Saksi mata, Budi Ilham (40) yang tinggal di perumahan tersebut, menuturkan bahwa ia mendengar teriakan anak-anak yang sedang bermain sekitar parit.</p>
<p>Setelah dicek, ternyata benar ada mayat bayi mengapung di air. Saksi kemudian menghubungi Amsal (58), Ketua RT setempat, dan Yusril (55) untuk memastikan penemuan tersebut.</p>
<p>Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan, menjelaskan kronologis kejadian. “Pada hari Minggu, 15 Maret 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, saksi mendengar teriakan anak-anak yang sedang bermain di parit perumahan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dikutip dari linksibernews, mereka berteriak ada bayi mengapung. Kemudian saksi mendatangi mayat tersebut dan menghubungi Ketua RT dan warga sekitar,” jelas Kompol Nusirwan.</p>
<p>Mendapat laporan dari warga, Bhabinkamtibmas Air Putih segera berkoordinasi dengan piket fungsi Polsek Binawidya. Tim dari Polsek Binawidya pun langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pengamanan.</p>
<p>“Sekitar pukul 08.05 WIB, piket fungsi langsung turun ke TKP untuk melakukan olah TKP dan pengamanan. Saat tiba di TKP, jasad korban berada di dalam parit perumahan,” lanjutnya.</p>
<p>Kompol Nusirwan menambahkan bahwa saat ini penyebab kematian bayi tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan, antara lain mendatangi TKP, melakukan pengamanan, mencatat keterangan saksi-saksi, membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi, melakukan dokumentasi, membuat laporan, dan melaporkan kejadian ini kepada pimpinan.</p>
<p>“Kami akan mengusut tuntas kasus ini. Kami mohon bantuan dan kerjasama dari masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” tegas Kompol Nusirwan.</p>
<p>Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan tindakan aborsi yang melanggar hukum dan norma agama. Ia juga mengajak para orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan aborsi. Kami juga mengajak para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas,” imbau Kapolsek.</p>
<p>Dengan gerak cepat dan kerjasama dari semua pihak, diharapkan kasus penemuan mayat bayi ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.</p>
<p>Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. (*)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Tewas Dimangsa Buaya Saat Cuci Brondolan di Labuhan Papan Rohil </title>
		<link>https://detak24.com/petani-tewas-dimangsa-buaya-saat-cuci-brondolan-di-labuhan-papan-rohil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 14:24:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Rohil]]></category>
		<category><![CDATA[Beko]]></category>
		<category><![CDATA[Brondolan]]></category>
		<category><![CDATA[Buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=69671</guid>

					<description><![CDATA[ROHIL, detak24com &#8211; Seorang petani bernama Darmen (30), warga Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil tewas dengan kondisi mengenaskan, Rabu (10/12/25) malam. Korban diduga kuat menjadi mangsa buaya saat merendam brondolan sawit di parit beko yang berada tak jauh dari aliran Sungai Rokan. Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Ipda Boni Sagala melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ROHIL, <a href="http://www.detak24.com">detak24com</a> &#8211;</strong> Seorang petani bernama Darmen (30), warga Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil tewas dengan kondisi mengenaskan, Rabu (10/12/25) malam.</p>
<p>Korban diduga kuat menjadi mangsa buaya saat merendam brondolan sawit di parit beko yang berada tak jauh dari aliran Sungai Rokan.</p>
<p>Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Ipda Boni Sagala melalui Kanit Reskrim Aipda Joan Kurniawan SH membenarkan kejadian tersebut.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (09/12/25) petang sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban bersama dua saksi, Azid Hasibuan dan Riki, usai memanen sawit di kebun milik Nababan.</p>
<p>“Mereka bertiga masuk ke parit beko untuk merendam brondolan sawit. Tidak lama setelah itu, korban tiba-tiba tidak terlihat lagi di lokasi. Kedua saksi berusaha mencari namun tidak menemukan korban,” katanya.</p>
<p>Beberapa menit kemudian, saksi melihat tubuh korban berada di sisi seberang parit, berjarak sekitar delapan meter, dan sedang diseret seekor buaya besar.</p>
<p>Melihat hal itu, para saksi berupaya menolong dengan mengejar dan menarik korban, namun gigitan buaya terlalu kuat hingga akhirnya hewan buas itu kembali menyeret korban ke dalam air dan menghilang.</p>
<p>Warga dan keluarga segera diberitahu, dan pencarian dilakukan bersama pihak kepolisian. Namun pencarian pada malam hari terpaksa dihentikan karena cuaca tidak mendukung.</p>
<p>Pada Rabu (10/12/25) pagi, pencarian dilanjutkan dipimpin langsung Kapolsek Ipda Boni Sagala bersama personel Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan, tim Sat Reskrim Polres Rohil, tim identifikasi, pemerintah setempat, masyarakat dan keluarga korban.</p>
<p>Hingga akhirnya sekitar pukul 21.30 WIB malam, warga yang masih melakukan penyisiran menemukan jasad korban tak jauh dari lokasi awal kejadian.</p>
<p>“Korban ditemukan dengan luka-luka diduga akibat gigitan buaya. Terdapat goresan pada paha bagian dalam, perut, dan kepala,” ungkapnya.</p>
<p>Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan boat ke kawasan Pertanahan dekat rumah duka. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima bahwa korban meninggal akibat serangan hewan buas. Korban selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya untuk dimakamkan di Kisaran, kampung halamannya.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar parit dan area yang berdekatan dengan Sungai Rokan, mengingat potensi keberadaan buaya yang cukup tinggi,” ingatnya dikutip dari cakaplah. (Red)</p>
<p>Editor : kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diterjang Banjir, &#8216;Penunggu&#8217; Parit Putri Tujuh Dumai Keluar dari Pertapaan </title>
		<link>https://detak24.com/diterjang-banjir-penunggu-parit-putri-tujuh-dumai-keluar-dari-pertapaan/</link>
					<comments>https://detak24.com/diterjang-banjir-penunggu-parit-putri-tujuh-dumai-keluar-dari-pertapaan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 10:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Penunggu]]></category>
		<category><![CDATA[Pertapaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ular]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=69502</guid>

					<description><![CDATA[DUMAI, detak24.com &#8211; Mahluk melata diduga penunggu parit Putri Tujuh Dumai kembali menampakkan diri usai kawasan tersebut meluap diterjang banjir, Sabtu (06/12/25). Diketahui, beberapa waktu lalu ketika kilang Dumai meledak, dari drainase Janur Kuning muncul ular secara tiba-tiba melintas dan mengagetkan banyak orang. Kini, ketika Kota Dumai kebanjiran karena pasang rob dan curah hujan tinggi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DUMAI</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24.com</strong></a> &#8211; Mahluk melata diduga penunggu parit Putri Tujuh Dumai kembali menampakkan diri usai kawasan tersebut meluap diterjang banjir, Sabtu (06/12/25).</p>
<p>Diketahui, beberapa waktu lalu ketika kilang Dumai meledak, dari drainase Janur Kuning muncul ular secara tiba-tiba melintas dan mengagetkan banyak orang.</p>
<p>Kini, ketika Kota Dumai kebanjiran karena pasang rob dan curah hujan tinggi, ular sawah sepanjang sekitar 4 meter itu kembali dengan perut sedikit membesar keluar dari pertapaannya di parit Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jayamukti, Dumai Timur, Sabtu (06/12/25) siang sekira pukul 13.40 WIB.</p>
<p>Ular tersebut melintasi pipa pipa minyak PT Pertamina Hulu Rokan menuju Kilang Dumai, persis di seberang Kuliner Jayamukti. Bahkan, melintasi pagar yang membatasi pipa minyak tersebut.</p>
<div class="leftbig">
<p>Warga sekitar yang melihat adanya ular besar tersebut langsung melakukan upaya penangkapan. &#8220;Kami takut, ia memangsa manusia atau hewan peliharaan warga. Makanya ketika melintasi di antara pagar langsung kami tangkap ekornya dan seret dari air,&#8221; ujar Muji.l, warga sekitar.</p>
<p>Dikatakannya, kemunculan ular besar ini sudah kedua kalinya. Untuk mencegah kejadian tak diinginkan langsung dievakuasi warga. (ant)</p>
<p>Editor : kar</p>
<div></div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detak24.com/diterjang-banjir-penunggu-parit-putri-tujuh-dumai-keluar-dari-pertapaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Reteh Inhil Tangkap Buaya Raksasa Berat 1 Ton, Sempat Keliaran di Parit</title>
		<link>https://detak24.com/warga-reteh-inhil-tangkap-buaya-raksasa-berat-1-ton-sempat-keliaran-di-parit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 18:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Inhil]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Inhil]]></category>
		<category><![CDATA[Buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Raksasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=68534</guid>

					<description><![CDATA[INHIL, detak24com &#8211; Warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Inhil menangkap seekor buaya raksasa sepanjang 7 meter dan berat diperkirakan hampir satu ton. Buaya tersebut pertama kali terlihat oleh warga saat berenang di aliran sungai yang melintasi kawasan pemukiman. Ukurannya yang sangat besar membuat warga panik dan khawatir hewan itu akan membahayakan keselamatan penduduk maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INHIL, <a href="http://www.detak24.com">detak24com </a></strong>&#8211; Warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Inhil menangkap seekor buaya raksasa sepanjang 7 meter dan berat diperkirakan hampir satu ton.</p>
<p>Buaya tersebut pertama kali terlihat oleh warga saat berenang di aliran sungai yang melintasi kawasan pemukiman. Ukurannya yang sangat besar membuat warga panik dan khawatir hewan itu akan membahayakan keselamatan penduduk maupun hewan ternak.</p>
<p>“Awalnya buaya ini muncul di aliran sungai dan sempat membuat warga cemas karena cukup besar dan sering terlihat mendekati pemukiman. Setelah itu, buaya masuk ke parit dan tidak bisa keluar lagi,” jelas Kapolsek Reteh, AKP Sahril dikutip dari MCRiau, Sabtu (01/11/25).</p>
<p>Mengetahui keberadaan buaya tersebut, seorang warga bernama Zulkifli bersama sekitar 20 warga lainnya berinisiatif melakukan evakuasi. Setelah berjuang selama beberapa jam, buaya akhirnya berhasil diamankan menggunakan tali besar, Jumat (31/10/25).</p>
<p>Petugas dari Polsek Reteh kemudian datang ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah serta BKSDA untuk penanganan dan pemindahan satwa ini. Rencananya, buaya akan dibawa ke Tembilahan besok pagi untuk proses evakuasi lebih lanjut,” ujarnya.</p>
<p>Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada saat beraktivitas di sekitar sungai atau parit, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun satwa liar.</p>
<p>Penemuan buaya raksasa ini menjadi perhatian besar masyarakat setempat. Selain karena ukurannya yang luar biasa, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga habitat dan kelestarian satwa dilindungi di wilayah Indragiri Hilir. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempar, Ilyas Ditemukan Jadi Mayat dalam Parit di Tembilahan Hulu</title>
		<link>https://detak24.com/gempar-ilyas-ditemukan-jadi-mayat-dalam-parit-di-tembilahan-hulu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 12:53:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Inhil]]></category>
		<category><![CDATA[Laka tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Lakalantas]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=68003</guid>

					<description><![CDATA[TEMBILAHAN, detak24com &#8211; Seorang pengendara motor diduga bernama Ilyas, tewas mengenaskan dalam parit di Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Jumat (17/10/25) petang. Masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria dalam parit, Jalan Griliya, Kecamatan Tembilahan Hulu dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Diduga mayat laki-laki diketahui bernama Ilyas ini mengalami insiden kecelakaan tunggal atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEMBILAHAN, <a href="http://www.detak24.com">detak24com</a> &#8211; </strong>Seorang pengendara motor diduga bernama Ilyas, tewas mengenaskan dalam parit di Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Jumat (17/10/25) petang.</p>
<p>Masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria dalam parit, Jalan Griliya, Kecamatan Tembilahan Hulu dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas.</p>
<p>Diduga mayat laki-laki diketahui bernama Ilyas ini mengalami insiden kecelakaan tunggal atau terjatuh dari sepeda motor.</p>
<p>Menurut warga setempat bernama Rizal, ia melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dalam parit yang berisi air sungai tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami sudah melihat korban dalam posisi tak bergerak lagi, dan korban ini mungkin saat itu terjatuh dari sepeda motor,&#8221; beber dia.</p>
<p>Dari informasi di lapangan, korban bekerja sebagai Pembantu Polisi (Banpol) di Polsek KSKP Tembilahan dan memiliki riwayat epilepsi atau biasa dikenal sakit ayan.</p>
<p>&#8220;Awalnya korban sudah dibawa ke rumah duka, dan saat ini petugas kepolisian sudah membawa ke RSUD untuk pemeriksaan,&#8221; ucapnya lagi.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek KSKP Iptu Fauzan membenarkan jika korban yang ditemukan tak bernyawa tersebut sehari-hari bekerja sebagai Banpol di Polsek KSKP Tembilahan.</p>
<p>&#8220;Kami bersama Polsek Tembilahan Hulu sedang di RSUD dan menunggu hasil pemeriksaan petugas medis. Nanti kami kabari perkembangannya,&#8221; pungkasnya dikutip dari rpg. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Penunggu&#8217; Parit Putri Tujuh Muncul Pasca Kilang Dumai Meledak</title>
		<link>https://detak24.com/penunggu-parit-putri-tujuh-muncul-pasca-kilang-dumai-meledak/</link>
					<comments>https://detak24.com/penunggu-parit-putri-tujuh-muncul-pasca-kilang-dumai-meledak/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 03:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Kilang Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Meledak]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Penunggu]]></category>
		<category><![CDATA[Piton]]></category>
		<category><![CDATA[Ular]]></category>
		<category><![CDATA[Video Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=67079</guid>

					<description><![CDATA[DUMAI, detak24com &#8211; Video reels seekor piton aneh berenang di parit Jalan Putri Tujuh, seberang Smanda jadi viral. Kejadian tersebut beberapa saat setelah Kilang Pertamina Dumai meledak, Rabu (01/10/25) malam. Tayangan pendek itu dibagikan sejumlah akun. Salah satunya akun Facebook atas nama Ronal NM Silitonga, memposting video berdurasi 22 detik tentang munculnya ular piton aneh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DUMAI</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Video reels seekor piton aneh berenang di parit Jalan Putri Tujuh, seberang Smanda jadi viral. Kejadian tersebut beberapa saat setelah Kilang Pertamina Dumai meledak, Rabu (01/10/25) malam.</p>
<p>Tayangan pendek itu dibagikan sejumlah akun. Salah satunya akun Facebook atas nama Ronal NM Silitonga, memposting video berdurasi 22 detik tentang munculnya ular piton aneh di parit Jalan Putri Tujuh. Tepatnya pada lokasi jembatan penyeberangan orang seberang SMAN 2 Dumai.</p>
<p>Pemilik akun mencantumkan tulisan &#8220;Penghuni telah keluar karena ada bunyi keras&#8217;. Dalam video pendek tersebut juga ada tulisan &#8220;Dekat jembatan sekitar Smanda &#8216;.</p>
<p>Sementara, di dalam tayangan video terdengar sejumlah suara menyatakan piton cukup panjang itu sebagai &#8216;penunggu&#8217; parit. Hewan melata itu terganggu dengan kuatnya getaran akibat Kilang Pertamina Dumai meledak.</p>
<p>&#8220;Sudah keluar dia, dah!&#8221; ujar sebuah suara.</p>
<p>&#8220;Panjangnya!&#8221;ucap suara lain.</p>
<p>&#8220;Ular sawah!&#8221; timpal suara terakhir.</p>
<p>Diketahui, <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>Kilang</strong></a> Pertamina Dumai <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>meledak</strong></a>. Bunyi ledakan sangat kuat diperkirakan terdengar sampai ke Purnama, Rabu (01/10/25) malam sekitar pukul 20 45 WIB.</p>
<p>Kawasan jalan sekitar pagar <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>kilang Pertamina</strong></a> hingga Jalan Makmur ramai dipadati warga. Sejumlah warga yang mempunyai anak bayi serta para lansia langsung mengungsi ke tempat aman.</p>
<p>Pantauan detak24com di Jalan Sibayak tepat di pinggir pagar kilang, bunyi ledakan <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>kilang Pertamina</strong></a> seperti <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>bom</strong></a> diledakkan, sebanyak dua kali. Sementara, dari dapur kilang terlihat api yang cukup besar.</p>
<p>Warga sekitar yang kaget dengan bunyi ledakan kuat tersebut, spontan keluar rumah dan lari ke tempat jauh. Para ibu yang punya anak <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>bayi</strong></a> serta kaum lansia pergi mengungsi.</p>
<p>&#8220;Ledakan kilang Pertamina Dumai itu berasal dari dapur kilang. Sehingga menimbulkan api yang sangat besar,&#8221; ujar saksi di TKP.</p>
<p>Sementara, saksi lain menyebut bahwa bunyi usai <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>ledakan</strong></a> dahsyat tersebut akan berakhir kalau uapnya sudah habis.</p>
<p>&#8220;Dulu pernah juga kejadian seperti ini. Bunyi setelah ledakan itu berakhir sampai pagi,&#8221; ungkap, Andi warga sekitar.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, bunyi gemuruh pasca ledakan masih terdengar. Sementara, pihak <a href="https://detak24.com/kilang-pertamina-dumai-meledak-warga-panik-dan-mengungsi/"><strong>Pertamina Dumai</strong></a> dan terkait lainnya belum berhasil dihubungi. (Red)</p>
<p>Editor : kar</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detak24.com/penunggu-parit-putri-tujuh-muncul-pasca-kilang-dumai-meledak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Dinas Pemkab Meranti Nyemplung di Parit Jalan Dorak Selatpanjang </title>
		<link>https://detak24.com/mobil-dinas-pemkab-meranti-nyemplung-di-parit-jalan-dorak-selatpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 15:15:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Meranti]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=63368</guid>

					<description><![CDATA[SELATPANJANG, detak24com &#8211; Masyarakat di sekitaran Jalan Dorak Selatpanjang dibuat heboh. Satu unit mobil tiba-tiba alami kecelakaan tunggal, masuk ke parit, Rabu (25/06/25). Mobil dinas dengan BM 1054 X terlihat oleng dan menghantam pembatas parit beton Jalan Dorak. Beruntung saat kejadian tidak ada korban warga sekitar yang sedang beraktivitas. Mobil yang mengalami kecelakaan tunggal itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SELATPANJANG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Masyarakat di sekitaran Jalan Dorak Selatpanjang dibuat heboh. Satu unit mobil tiba-tiba alami kecelakaan tunggal, masuk ke parit, Rabu (25/06/25).</p>
<p>Mobil dinas dengan BM 1054 X terlihat oleng dan menghantam pembatas parit beton Jalan Dorak. Beruntung saat kejadian tidak ada korban warga sekitar yang sedang beraktivitas.</p>
<p>Mobil yang mengalami kecelakaan tunggal itu disebut-sebut milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).</p>
<p>Tak lama dari kejadian itu, warga sekitar beramai-ramai membantu mengevakuasi. Terlihat juga ada mobil yang digunakan untuk membantu menarik tali hang diikat di mobil yang mengalami kecelakaan.</p>
<p>Kepala BKPSD Kepulauan Meranti Bakharuddin, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, mobil itu baru dipindahkan menjadi aset BKPSDM sekitar 2 bulan yang lalu.</p>
<p>Sebelumnya, mobil itu merupakan aset Kantor Camat Pulau Merbau. &#8220;Iya betul, itu baru kita terima sekitar 2 bulan yang lalu. Sebelumnya merupakan mobil Kantor Camat Pulau Merbau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat kejadian, mobil itu dibawa oleh salah seorang pejabat (kabid, red) BKPSDM. Katanya, baik pejabat maupun warga sekitar tidak ada yang menjadi korban dalam kejadian.</p>
<p>Lanjutnya, diduga kecelakaan itu dipicu dari rem blong. Padahal, sejak mobil itu digunakan BKPSDM tidak ada tanda-tanda kerusakan yang berat.</p>
<p>&#8220;Kemarin-kemarin lancar saja saat digunakan. Hari ini pula terjadi musibah itu. Tapi beruntung tidak ada korban dari kejadian ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Meski tidak ada korban, dari kejadian ini mobil tersebut mengalami kerusakan ringan. Hingga Rabu siang, mobil tersebut masih berada di lokasi kejadian, dikutip dari cakaplah. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terpergok Bongkar Sekolah, Maling di Pekanbaru Bonyok Dibogem Petugas Ronda</title>
		<link>https://detak24.com/terpergok-bongkar-sekolah-maling-di-pekanbaru-bonyok-dibogem-petugas-ronda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 13:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Bonyok]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek]]></category>
		<category><![CDATA[ronda]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Terpergok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=59712</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Maling berinisial JB alias Jimmy (42) bonyok dihajar petugas ronda saat terpergok beraksi di SDN 178, Jalan Temu Rasa, Kelurahan Industri Tenayan Raya, Pekanbaru. Aksi pelaku dipergoki oleh warga yang tengah melaksanakan ronda malam. Saat didekati dan dimintai keterangan, pelaku justru mengacungkan sebilah parang ke arah warga.  Spontan, warga yang geram langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Maling berinisial JB alias Jimmy (42) bonyok dihajar petugas ronda saat terpergok beraksi di SDN 178, Jalan Temu Rasa, Kelurahan Industri Tenayan Raya, Pekanbaru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aksi pelaku dipergoki oleh warga yang tengah melaksanakan ronda malam. Saat didekati dan dimintai keterangan, pelaku justru mengacungkan sebilah parang ke arah warga. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Spontan, warga yang geram langsung melumpuhkan pelaku hingga terjatuh ke dalam parit. Kemudian warga menghajarnya hingga babak belur.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beruntung, nyawa pelaku berhasil diselamatkan oleh personel Polsek Tenayan Raya yang datang setelah menerima laporan dari masyarakat. Pelaku dibawa ke Mapolsek Tenayan Raya beserta barang bukti hasil curian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino mengatakan, pencurian dilakukan oleh pelaku Selasa (15/04/25) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 3 unit laptop, 6 unit telepon genggam merek Samsung, satu unit proyektor (infokus), serta sejumlah alat yang digunakan untuk membobol pintu sekolah, seperti tang, martil, dan parang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Pelaku mengaku telah melakukan pencurian di lima sekolah yang berbeda di wilayah Kota Pekanbaru. Namun, kami masih melakukan pendalaman karena tidak menutup kemungkinan jumlahnya lebih dari itu,” ujar Kanit, Senin (21/04/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat ini, pelaku masih ditahan di Polsek Tenayan Raya dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. (Red)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinarmas Group Timbun Sungai di Dumai, Berdampak Banjir serta Matikan Ekonomi Warga Sekitar </title>
		<link>https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/</link>
					<comments>https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 03:21:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Parit]]></category>
		<category><![CDATA[Penimbunan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Energi Sejahtera Mas]]></category>
		<category><![CDATA[Sinarmas Group]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Unjuk rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=59595</guid>

					<description><![CDATA[DUMAI, detak24com &#8211; Puluhan massa atas nama Aliansi Masyarakat Nerbit berunjuk rasa di Kantor Walikota Dumai. Mereka menuntut tindakan tegas terhadap Sinarmas Group yang menimbun Sungai Nerbit Kecil sejak 2016 silam. Dirangkum, Sabtu (19/04/25), perusahaan anak Sinarmas Group yakni  PT Energi Sejahtera Mas beroperasi di Kawasan Industri Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan ini diduga dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>DUMAI</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Puluhan <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>massa</strong></a> atas nama Aliansi Masyarakat Nerbit berunjuk rasa di Kantor Walikota Dumai. Mereka menuntut tindakan tegas terhadap <a href="http://www.sinarmas.com"><strong>Sinarmas</strong></a> Group yang menimbun <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>Sungai</strong></a> Nerbit Kecil sejak 2016 silam.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Dirangkum, Sabtu (19/04/25), perusahaan anak <a href="http://www.sinarmas.com"><strong>Sinarmas</strong></a> Group yakni  PT Energi Sejahtera Mas beroperasi di Kawasan Industri Lubuk Gaung Kecamatan <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>Sungai</strong></a> Sembilan ini diduga dengan sengaja menghilangkan Sungai Nerbit Kecil dan membangun parit berukuran kecil. Akibatnya pemukiman warga acap <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>banjir</strong></a>.</span></p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga : <a href="https://detak24.com/jalan-soebrantas-dumai-ditutup-habis-selama-sebulan-warga-dapat-lakukan-upaya-hukum/">Jalan Soebrantas Dumai Ditutup Habis Selama Sebulan, Warga Dapat Lakukan Upaya Hukum!</a></strong></p>
<p dir="ltr"><strong><a href="https://detak24.com/dampak-pencemaran-pertamina-embun-jelaga-ancam-kesehatan-warga-dumai/">Dampak Pencemaran Pertamina, Embun Jelaga Ancam Kesehatan Warga Dumai</a></strong></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Dampak lain dari penimbunan sungai ini, warga sekitar di 5 RT yang sebagian besar mata pencarian <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>nelayan</strong></a> kesulitan melaut karena berkurangnya ikan tangkap di perairan.</span></p>
<div style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://detak24.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250417_110814.jpg.jpeg" alt="" width="800" height="533" /><p class="wp-caption-text">Warga unjuk rasa di kantor Walikota Dumai. f : ist</p></div>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Koordinator Lapangan, Johan Arifin mengatakan bahwa perusahaan telah zalim dan secara ugal-ugalan menimbun sungai tanpa memikirkan dampak lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Upaya hukum terus dilakukan warga untuk meminta keadilan kepada pemerintah karena sungai sebagai sumber kehidupan dihilangkan fungsinya dan tidak memperhatikan <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>lingkungan</strong></a>.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Perjuangan kami mengembalikan <a href="https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/"><strong>Sungai</strong></a> Nerbit Kecil ini akan terus kami upayakan, dan berbagai pihak juga telah turun ke lapangan namun hingga kini belum berujung. Dampak dari sungai dihilangkan ini selain akses transportasi ditutup, juga berkurang ikan tangkapan serta banjir di pemukiman akibat air laut melimpah tidak tertampung di parit,&#8221; kata Johan kepada pers, Kamis (17/04/25).</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Ditambahkan Johan, pihak perusahaan terkesan tidak ada itikad baik karena berulangkali masyarakat protes tidak ditanggapi. Bahkan saat diundang rapat oleh Dinas Lingkungan Hidup Dumai hanya mengirimkan perwakilan yang tidak kompeten mengambil keputusan.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Dalam aksi unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 10 WIB di Kantor Walikota Dumai Jalan Perwira Kecamatan Bukit Kapur ini, massa pendemo memajang poster ukuran besar dengan penjagaan ketat sekitar 80 an anggota Polres Dumai dibantu Satpol PP.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Aliansi Masyarakat Nerbit meminta aparat hukum mengusut tuntas, menangkap dan mengadili Sinar Mas Grup yang telah membegal hukum, merampas dan merusak Sungai Nerbit Kecil.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Aspirasi massa pendemo akhirnya diterima oleh Asisten IIi Pemko <a href="http://www.wikipedia.org"><strong>Dumai</strong></a>, Hermanto didampingi Kadis LH Agus Gunawan dan Kabag Ops Polres Dumai Kompol Mahendra Yudi Lubis.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Hermanto mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan aspirasi ke pemerintah, dan akan meneruskan koordinasi ke kementerian terkait yang berwenang soal pantai dan perairan.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Berdasarkan informasi DLH Dumai, lanjutnya, dalam waktu dekat Gakkum Kementerian LH akan turun ke Dumai untuk menyampaikan hasil verifikasi persoalan dan sanksi dijatuhkan ke perusahaan.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Terimakasih atas kedatangan masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Kami akan berkoodinasi dengan pihak berwenang, karena urusan pantai dan sungai bukan kewenangan daerah. Kita tunggu saja tim Gakkum LH datang, apakah sanksinya kita dengar bersama,&#8221; pungkasnya. (Ant)</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt;">Editor : kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detak24.com/sinarmas-group-timbun-sungai-di-dumai-berdampak-banjir-serta-matikan-ekonomi-warga-sekitar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
