<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Geng motor Arsip - DETAK24COM</title>
	<atom:link href="https://detak24.com/tag/geng-motor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detak24.com/tag/geng-motor/</link>
	<description>Cepat Lugas dan Akurat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 13:07:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://detak24.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-logo-detak24-32x32.jpg</url>
	<title>Geng motor Arsip - DETAK24COM</title>
	<link>https://detak24.com/tag/geng-motor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Operasi Malam Jumat, Tim RAGA Polres Dumai Amankan Dua Pelaku Pungli di Simpang Purnama </title>
		<link>https://detak24.com/operasi-malam-jumat-tim-raga-polres-dumai-amankan-dua-pelaku-pungli-di-simpang-purnama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 13:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Jumat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Premanisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<category><![CDATA[Tim RAGA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=70943</guid>

					<description><![CDATA[DUMAI, detak24com &#8211; Dua orang diamankan dalam operasi anti premanisme dan geng motor di Simpang Purnama. Bersama pelaku, polisi mengamankan uang Rp 41 ribu, Kamis (29/01/26) malam Jumat. Upaya memulihkan rasa aman masyarakat terus diperkuat Polres Dumai melalui pengerahan Tim Raga untuk menekan premanisme, aksi pungli, dan aktivitas geng motor di sejumlah titik rawan. Operasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DUMAI</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Dua orang diamankan dalam operasi anti premanisme dan geng motor di Simpang Purnama. Bersama pelaku, polisi mengamankan uang Rp 41 ribu, Kamis (29/01/26) malam Jumat.</p>
<p>Upaya memulihkan rasa aman masyarakat terus diperkuat Polres Dumai melalui pengerahan Tim Raga untuk menekan premanisme, aksi pungli, dan aktivitas geng motor di sejumlah titik rawan.</p>
<p>Operasi terpadu ini menonjolkan kombinasi patroli preventif, pendekatan humanis, dan penegakan hukum di lapangan.</p>
<p>Ditreskrimum Polda Riau, M Hasyim Risahondua menegaskan, kegiatan tersebut merupakan respons atas keresahan warga sekaligus langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari dua fungsi utama, yakni Samapta dan Reskrim,” katanya.</p>
<p>Dalam operasi itu, polisi mengamankan dua pria berinisial A (48) dan MN (41) yang diduga terlibat praktik pungli. Dari tangan keduanya, petugas menyita uang tunai Rp 41 ribu yang diduga hasil pungutan.</p>
<p>Ia merinci, Satuan Samapta dipimpin Ipda Jodhy Pratama dengan 17 personel. Sementara, Satuan Reskrim dipimpin Ipda Carlos L Pasaribu bersama enam anggota.</p>
<p>Kolaborasi ini dirancang agar penindakan berjalan komprehensif, dari pencegahan hingga proses hukum.</p>
<p>Patroli malam difokuskan pada sejumlah lokasi strategis yang dinilai rawan gangguan keamanan. Seperti, Simpang Purnama Jalan Wan Amir, Jembatan Pelindo Jalan Bahtera, dan kawasan Simpang Nelayan Resto di Jalan Ring Road.</p>
<p>“Lokasi-lokasi ini menjadi perhatian khusus karena sering menjadi tempat berkumpulnya pemuda maupun area yang rentan terjadi aksi premanisme,” ujarnya, Jumat (30/01/26).</p>
<p>Selain patroli, polisi mengedepankan pendekatan preemtif melalui dialog langsung dengan warga. Petugas mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kejahatan jalanan dan tidak ragu melapor jika menemukan praktik premanisme.</p>
<p>Pendekatan preventif diperkuat lewat komunikasi dengan elemen masyarakat dan organisasi setempat guna mendorong partisipasi menjaga ketertiban lingkungan.</p>
<p>“Hal ini dilakukan demi memastikan tidak ada ruang bagi geng motor atau oknum tertentu untuk mengganggu kenyamanan warga Kota Dumai,” tegasnya.</p>
<p>Dalam aspek penegakan hukum, Tim Raga melakukan pemeriksaan badan dan barang terhadap individu mencurigakan, serta penggeledahan di titik-titik tersembunyi untuk mengantisipasi senjata tajam, narkoba, atau benda berbahaya.</p>
<p>“Tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi wilayah dari potensi tindak kriminalitas,” katanya.</p>
<p>Sebagai langkah pembinaan awal, dua terduga pelaku pungli dikenai tindakan fisik terukur dan diwajibkan membuat surat pernyataan yang disaksikan keluarga.</p>
<p>Polres Dumai menilai kehadiran polisi secara intensif di lapangan mulai menunjukkan dampak positif terhadap rasa aman masyarakat, khususnya pada aktivitas malam hari.</p>
<p>“Kehadiran polisi di lapangan terbukti efektif memberikan rasa aman bagi masyarakat,” imbuhnya. (mcr)</p>
<p>Editor : kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban </title>
		<link>https://detak24.com/waspada-geng-motor-berkeliaran-di-pekanbaru-incar-dompet-dan-ponsel-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 13:46:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[# jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Dompet]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat]]></category>
		<category><![CDATA[Penjahat Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=70367</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Polisi meringkus tiga remaja anggota geng motor yang terlibat aksi kriminal di Pekanbaru. Penjahat jalanan tersebut mengincar dompet serta ponsel korban. Aksi geng motor kian meresahkan di Pekanbaru. Mereka sering berkonvoi dan mengambil lokasi secara acak. Ketika melihat seseorang dalam posisi lemah, kawanan bandit tersebut langsung menindas dan merampas harta benda. Tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="desc">
<p><strong>PEKANBARU, <a href="http://www.detak24.com">detak24com</a> &#8211; </strong>Polisi meringkus tiga remaja anggota geng motor yang terlibat aksi kriminal di Pekanbaru. Penjahat jalanan tersebut mengincar dompet serta ponsel korban.</p>
<p>Aksi geng motor kian meresahkan di Pekanbaru. Mereka sering berkonvoi dan mengambil lokasi secara acak. Ketika melihat seseorang dalam posisi lemah, kawanan bandit tersebut langsung menindas dan merampas harta benda. Tak jarang, mereka juga menganiaya korbannya.</p>
<p>Aparat dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menangkap tiga anggota geng motor yang sering meresahkan masyarakat. Dua pelaku diketahui masih berstatus anak di bawah umur.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, satu pelaku berinisial SH (18). Sementara, dua pelaku lainnya masing-masing berusia 16 tahun.</p>
<p>“Benar, ada tiga pelaku yang kami amankan. Dua di antaranya merupakan anak di bawah umur,” ujar Kasat, Jumat (09/01/26).</p>
<p>Dikatakannya, kelompok geng motor tersebut beraksi secara acak di Kota Pekanbaru. Di antaranya, Kecamatan Rumbai, Bukit Raya, Sukajadi, dan Senapelan. Aksi telah dilakukan berulang kali.</p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan, mereka sudah beberapa kali melakukan aksi di wilayah Senapelan, Sukajadi, Rumbai, dan Bukit Raya. Pola mereka acak, tidak menentukan target tertentu,” jelasnya.</p>
<p>Para pelaku beraksi dengan cara berkonvoi menggunakan sepeda motor pada malam hingga dini hari. Saat menemukan korban yang dianggap lemah, para pelaku langsung melancarkan aksinya dengan merampas barang berharga.</p>
<p>“Mereka berkonvoi. Lalu, ketika melihat target yang menurut mereka lemah, muncul niat untuk melakukan tindak pidana. Sasaran utama mereka adalah telepon genggam dan dompet,” ungkap dia.</p>
<p>Dalam setiap aksinya, terdapat beberapa orang yang ikut berkonvoi. Namun, polisi menetapkan empat orang sebagai pelaku utama. Saat ini, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh tim Satreskrim Polresta Pekanbaru.</p>
<p>Aksi terakhir kelompok ini terjadi pada 2 Januari 2026 di Jalan Jendral Sudirman. Saat itu, korban berinisial R bersama rekannya tengah melintas untuk mencari makan malam.</p>
<p>Setibanya di flyover Harapan Raya, korban dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matik. Tanpa peringatan, kedua pelaku langsung memukul korban menggunakan senjata tumpul berupa double stick berwarna silver.</p>
<p>Korban sempat mencoba melarikan diri, namun dikejar oleh pelaku lainnya secara beramai-ramai hingga akhirnya berhasil dihentikan di depan Star City.</p>
<p>Di lokasi tersebut, korban dianiaya hingga tidak berdaya. Korban mengalami sejumlah luka akibat pukulan dan sabetan senjata tajam yang belakangan diketahui berupa pisau jenis katana (samurai).</p>
<p>Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang digunakan pelaku, pakaian saat beraksi, double stick, serta sebilah pedang bergagang kayu berwarna hitam dan cokelat, dikutip dari cakaplah. (Red)</p>
<p>Editor : kar</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Riau Tangkap 8 Pelajar Terlibat Tawuran Bersenjata di Tampan Pekanbaru </title>
		<link>https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 13:43:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=62577</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Tim RAGA Polda Riau menangkap 8 remaja anggota geng motor yang beraksi di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, pada Ahad (01/06/25) dini hari. Aksi brutal sekelompok remaja bermotor tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video beredar, di antara mereka terlihat membawa benda seperti senjata tajam. Baca juga : Tergiur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Tim RAGA Polda Riau menangkap 8 <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>remaja</strong></a> anggota <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>geng motor</strong></a> yang beraksi di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, pada Ahad (01/06/25) dini hari.</p>
<p>Aksi brutal sekelompok <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>remaja</strong></a> bermotor tersebut sempat <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>viral</strong></a> di media sosial. Dalam rekaman video beredar, di antara mereka terlihat membawa benda seperti senjata tajam.</p>
<p><strong>Baca juga : <a href="https://detak24.com/tergiur-status-polisi-cewek-pekanbaru-serahkan-barang-berharga-ke-pacar-ternyata/">Tergiur Status Polisi, Cewek Pekanbaru Serahkan Barang Berharga ke Pacar, Ternyata..</a></strong></p>
<p>Delapan pelaku dibekuk, tidak sampai 24 jam setelah beraksi. Di antara pelaku berstatus siswa <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>SMA</strong></a>, termasuk tiga di antaranya pelajar <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>SMP</strong></a>.</p>
<p>Para pelaku berinisial GS (18), MA (17), MF (17), MZA (15), RH (18), ATL (15), ROIC (16), dan AAP (18).</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengatakan, aksi para pelaku tidak hanya meresahkan tapi juga mengancam keselamatan masyarakat. Mereka membawa benda tumpul dan <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>senjata tajam.</strong></a></p>
<p>“Aksi para pelaku tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan publik. Kami langsung melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengamankan para tersangka,” jelasnya.</p>
<p>Dari interogasi yang dilakukan kepada para pelaku, terungkap kalau dua di antaranya terlibat dalam tindak kekerasan menggunakan senjata tajam jenis samurai di kawasan Swalayan Hawaii, Kecamatan Rumbai.</p>
<p>Kasus tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaan setelah proses mediasi atau diversi gagal, lantaran pihak keluarga korban menolak berdamai.</p>
<p>Lanjutnya, fenomena <a href="https://detak24.com/polda-riau-tangkap-8-pelajar-terlibat-tawuran-bersenjata-di-tampan-pekanbaru/"><strong>geng motor</strong></a> ini sudah melampaui batas kenakalan remaja dan telah masuk ke ranah kriminal murni.</p>
<p>Kepolisian, ujar dia, akan bertindak tegas dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para orang tua, untuk memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).</p>
<p>“Ini bukan lagi soal kenakalan remaja, tapi sudah masuk dalam kategori kejahatan serius. Karena itu, kami mengambil langkah tegas dan terukur,” tegasnya.</p>
<p>Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam, double stick, dan alat setrum yang digunakan dalam aksi kejahatan.</p>
<p>Sementara itu, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Jossy Kusumo menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan jalanan, termasuk geng motor.</p>
<p>“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat di Bumi Lancang Kuning, khususnya di Kota Pekanbaru,” tuturnya.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiada Tempat untuk Preman di Dumai, Polisi Sisir Lokasi Rawan Kamtibmas </title>
		<link>https://detak24.com/tiada-tempat-untuk-preman-di-dumai-polisi-sisir-lokasi-rawan-kamtibmas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 10:58:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Giat]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Preman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=62573</guid>

					<description><![CDATA[DUMAI, detak24.com &#8211; Menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Dumai gelar giat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dengan sasaran utama preman dan geng motor. Patroli ini dilaksanakan di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polres Dumai. Seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Pelabuhan Haji Abu, Jalan Pattimura, dan Jalan HR Soebrantas pada Sabtu, 31 Mei [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DUMAI</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24.com</strong></a> &#8211; Menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, <a href="https://detak24.com/tiada-tempat-untuk-preman-di-dumai-polisi-sisir-lokasi-rawan-kamtibmas/"><strong>Polres</strong></a> Dumai gelar giat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dengan sasaran utama <a href="https://detak24.com/tiada-tempat-untuk-preman-di-dumai-polisi-sisir-lokasi-rawan-kamtibmas/"><strong>preman</strong></a> dan <a href="https://detak24.com/tiada-tempat-untuk-preman-di-dumai-polisi-sisir-lokasi-rawan-kamtibmas/"><strong>geng motor</strong>.</a></p>
<p>Patroli ini dilaksanakan di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polres Dumai. Seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Pelabuhan Haji Abu, Jalan Pattimura, dan Jalan HR Soebrantas pada Sabtu, 31 Mei 2025.</p>
<p><strong>Baca juga : <a href="https://detak24.com/kasat-reskrim-razia-gelper-saat-pengunjung-ramai-ini-yang-terjadi/">Kasat Reskrim Razia Gelper Saat Pengunjung Ramai, Ini yang Terjadi!</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya, Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H melalui Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Kris Tofel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Dumai dalam menjaga keamanan kota dari gangguan tindak pidana maupun potensi kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>“Kami fokus pada titik-titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pemuda serta lokasi rawan aksi premanisme dan balap liar,” ujarnya.</p>
<p>Kasat menyampaikan bahwa patroli yang melibatkan personel Satreskrim itu menyisir lokasi-lokasi yang telah dipetakan sebelumnya berdasarkan laporan dan hasil analisa intelijen.</p>
<p>“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, namun tetap siap melakukan penindakan bila ditemukan pelanggaran hukum,” katanya.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, tim patroli tidak menemukan indikasi kuat aktivitas premanisme ataupun balap liar di lokasi sasaran.</p>
<p>“Kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap individu, barang, dan lokasi tertentu untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan,” terang Kasat lebih lanjut.</p>
<p>Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian imbauan kepada masyarakat. Terutama pemuda yang sedang berkumpul di malam hari, untuk tidak melakukan aksi negatif yang meresahkan.</p>
<p>“Kepada para pemuda yang kami temui, kami sampaikan pesan kamtibmas agar mereka menghindari balap liar dan tindakan premanisme,” ungkapnya.</p>
<p>Menurut dia, hasil KRYD kali ini cukup menggembirakan, karena tidak ditemukan kejadian menonjol. “Situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas selama pelaksanaan KRYD berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin dan ditingkatkan jika diperlukan, guna menjaga kenyamanan masyarakat Dumai.</p>
<p>Ditambahkan Kasat, bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika menemukan potensi gangguan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hendak Tawuran di Simpang Labersa, Polisi Bekuk Lima Remaja Geng Motor</title>
		<link>https://detak24.com/hendak-tawuran-di-simpang-labersa-polisi-bekuk-lima-remaja-geng-motor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 06:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Kanit]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=61675</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Tim gabungan Direktorat Samapta Polda Riau bersama Polsek Bukit Raya gagalkan tawuran kelompok remaja bermotor di Jalan Datuk Setia Maharaja, Pekanbaru, Senin (12/05/25) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah warung dekat Indomaret Simpang Lima Labersa. Petugas yang sedang berpatroli mencurigai keberadaan dua kelompok remaja tampak bersiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Tim gabungan Direktorat Samapta Polda <a href="http://www.wikipedia.org"><strong>Riau</strong></a> bersama Polsek Bukit Raya gagalkan <a href="https://detak24.com/hendak-tawuran-di-simpang-labersa-polisi-bekuk-lima-remaja-geng-motor/"><strong>tawuran</strong></a> kelompok <a href="https://detak24.com/hendak-tawuran-di-simpang-labersa-polisi-bekuk-lima-remaja-geng-motor/"><strong>remaja</strong></a> bermotor di Jalan Datuk Setia Maharaja, Pekanbaru, Senin (12/05/25) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah warung dekat <a href="https://detak24.com/hendak-tawuran-di-simpang-labersa-polisi-bekuk-lima-remaja-geng-motor/"><strong>Indomaret</strong></a> Simpang Lima <a href="http://www.labersahotel.com"><strong>Labersa</strong></a>. Petugas yang sedang berpatroli mencurigai keberadaan dua kelompok remaja tampak bersiap untuk bentrok.</p>
<p><strong>Baca juga : <a href="https://detak24.com/lampu-jalan-acap-mati-di-pekanbaru-dua-orang-ini-biangnya/">Lampu Jalan Acap Mati di Pekanbaru, Dua Orang Ini Biangnya!</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://detak24.com/bikin-geli-emak-emak-pekanbaru-masukan-narkoba-dalam-mr-v-terpaksa-dilarikan-ke-rs/">Bikin Geli, Emak emak Pekanbaru Masukan Narkoba dalam Mr V, Terpaksa Dilarikan ke RS</a></strong></p>
<p>Melihat kedatangan petugas, para remaja berusaha melarikan diri, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Salah seorang pengendara motor terjatuh saat mencoba kabur, dan lima remaja berhasil diamankan.</p>
<p>Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu kunci roda dan satu tongkat besi yang diduga akan digunakan sebagai senjata dalam aksi tawuran.</p>
<p>Kepala Polsek Bukit Raya, Kompol David Richardo melalui Kanit Reskrim Ipda Muhammad Zamhur menyatakan, bahwa penangkapan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi kekerasan remaja.</p>
<p>“Kelima remaja tersebut kami bawa ke Polsek untuk didata dan diberikan pembinaan. Kami juga akan memanggil orang tua mereka agar turut berperan dalam mengawasi anak-anaknya,” ujar dia.</p>
<p>Sebelum dipulangkan, para remaja diberikan arahan dan pembinaan mengenai pentingnya menjaga perilaku serta tidak mengulangi tindakan yang merugikan banyak pihak.</p>
<p>Langkah ini merupakan bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda dari perilaku menyimpang yang dapat berujung pada tindak pidana.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari,&#8221; pesan Kanit dikutip dari cakaplah. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dianiaya Sampai Kritis, Atlet Tarung Derajat Asahan Diculik &#8216;Mafia Bangladesh&#8217;</title>
		<link>https://detak24.com/dianiaya-sampai-kritis-atlet-tarung-derajat-asahan-diculik-mafia-bangladesh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 19:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Penculikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Asahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tarung Derajat]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Asahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58838</guid>

					<description><![CDATA[ASAHAN, detak24com &#8211; Polisi meringkus pelaku penganiayaan atlet tarung derajat bernama Muhammad Aldi Sitorus Pane (17). Belakangan kasus ini viral di media sosial.  Aldi menjadi korban aksi brutal dari para pelaku merupakan kawanan geng motor &#8216;Mafia Bangladesh&#8217;. Ketiga pelaku diamankan masing-masing berinsial MFFM (18), ASN (16), dan RK (18). Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi menjelaskan, tiga pelaku diamankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>ASAHAN</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Polisi meringkus pelaku penganiayaan atlet tarung derajat bernama Muhammad Aldi Sitorus Pane (17). Belakangan kasus ini viral di media sosial. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aldi menjadi korban aksi brutal dari para pelaku merupakan kawanan geng motor &#8216;Mafia Bangladesh&#8217;. Ketiga pelaku diamankan masing-masing berinsial MFFM (18), ASN (16), dan RK (18).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi menjelaskan, tiga pelaku diamankan petugas kepolisian dari lokasi berbeda di sejumlah tempat di Kabupaten Asahan, Jumat 4 April 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketiganya terlibat dalam aksi kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap korban di bawah umur, dan telah kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” ungkap Afdhal dalam keterangan pers, Senin 7 April 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berdasarkan data dihimpun, kronologi kejadian terjadi pada Senin malam 1 April 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Antara geng motor Mafia Bangladesh cekcok dengan geng motor lainnya MR Kriwo di Jalan Imam Bonjol, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat kejadian korban yang berboncengan bersama rekannya dengan sepeda motor diadang oleh para pelaku dan terjadi penganiayaan tersebut. Rekan korban berhasil melarikan diri sedangkan Aldi merupakan atlet tarung derajat memberikan perlawanan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, karena kalah jumlah akhirnya korban babak belur dianiaya beramai-ramal oleh kawanan geng motor tersebut. Aldi sempat dibawa ke sejumlah lokasi di Kabupaten Asahan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Afdhal mengungkapkan korban dianiaya di beberapa lokasi, termasuk di depan toko Zaitun Bakery, kawasan Pabrik Benang, dan Masjid Al Husna. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Korban dipukul, ditendang, bahkan dipaksa mencuci wajahnya yang berlumuran darah sebelum akhirnya ditinggalkan,&#8221; ucap Afdhal. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Warga yang melihat korban langsung mengevakuasi dan membawa korban ke Rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Kemudian, petugas kepolisian turun melakukan penyidikan dan berhasil meringkus ketiga pelaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Barang bukti yang diamankan antara lain rekaman CCTV, dua sepeda motor, serta pakaian para pelaku,&#8221; kata Afdhal sembari mengatakan pihaknya masih memburu para pelaku lainnya. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kini ketiga pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Asahan. Para pelaku, dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 dan 2 UU Perlindungan Anak dan Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Kami tidak akan mentolerir aksi geng motor yang meresahkan masyarakat. Penindakan tegas akan terus kami lakukan,” pungkas Kapolres dikutip dari viva.co.id. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawa Sajam, Polisi Tangkap Tujuh Remaja Anggota Geng Motor di Pekanbaru </title>
		<link>https://detak24.com/bawa-sajam-polisi-tangkap-tujuh-remaja-anggota-geng-motor-di-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 15:40:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Limapuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Sajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=55310</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com – Polisi bergerak cepat menindak kelompok remaja geng motor yang membawa senjata tajam dan meresahkan warga di Pekanbaru. Dalam waktu singkat, tujuh pelaku berhasil diringkus berkat kerja sama Polsek Limapuluh dan Tim Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru. Kapolsek Limapuluh AKP Viola Dwi Anggreni mengungkap, penangkapan ini dilakukan atas perintah Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PEKANBARU, <a href="http://www.detak24.com">detak24com </a></strong>– Polisi bergerak cepat menindak kelompok remaja geng motor yang membawa senjata tajam dan meresahkan warga di Pekanbaru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam waktu singkat, tujuh pelaku berhasil diringkus berkat kerja sama Polsek Limapuluh dan Tim Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolsek Limapuluh AKP Viola Dwi Anggreni mengungkap, penangkapan ini dilakukan atas perintah Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Tim gabungan berhasil mengamankan tujuh orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi yang mengganggu ketertiban masyarakat,&#8221; ujar AKP Viola, Selasa (28/01/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketujuh pelaku yang diamankan adalah SH (17), RAP (16), SR (17), DPS (17), RSP (18), MTB (16), dan RLI (15). Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni Jalan Dahlia, Jalan Hangtuah, dan Jalan Pangeran Hidayat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam operasi tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk dua bilah samurai, tiga unit sepeda motor, dan beberapa ponsel milik pelaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Barang bukti ini menguatkan dugaan bahwa mereka terlibat dalam aksi-aksi yang meresahkan masyarakat,&#8221; tambah AKP Viola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penangkapan ini bukan akhir dari penyelidikan. Polisi terus memburu anggota kelompok lain yang diduga masih berkeliaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Saat ini, Polsek Limapuluh bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru terus melakukan pengembangan untuk menuntaskan kasus ini,&#8221; tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aksi cepat aparat kepolisian ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Pekanbaru dan menjadi peringatan bagi kelompok remaja lain yang mencoba melakukan hal serupa, dikutip dari cakaplah. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesan Berantai Tawuran Geng Motor di Sejumlah Lokasi Pekanbaru, Polda Riau: Jangan Panik</title>
		<link>https://detak24.com/pesan-berantai-tawuran-geng-motor-di-sejumlah-lokasi-pekanbaru-polda-riau-jangan-panik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 14:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Viral medsos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=55025</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com &#8211; Sebuah pesan berantai perihal tawuran geng motor pada sejumlah tempat di Kota Pekanbaru, jadi viral medsos. Pesan tersebut meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah pada jam tertentu. Oleh karena geng motor bakal tawuran pada banyak lokasi. Pesan tersebut menyebar di sejumlah WhatsApp Group (WAG) dan membuat resah masyarakat. Pesan berantai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Sebuah pesan berantai perihal tawuran geng motor pada sejumlah tempat di Kota Pekanbaru, jadi viral medsos.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pesan tersebut meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah pada jam tertentu. Oleh karena geng motor bakal tawuran pada banyak lokasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pesan tersebut menyebar di sejumlah WhatsApp Group (WAG) dan membuat resah masyarakat. Pesan berantai itu juga memuat lokasi tawuran. Ada beberapa titik lokasi yang disebutkan di dalam pesan berantai tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>&#8220;Kepada saudara2ku Kami menghimbau utk beberapa hari ke depan utk tdk beraktifitas di malam hari di atas Jam 22.00 wib karena di perkirakan akan ada Tawuran sesama kelompok Genk Motor,&#8221; isi pesan itu mengawali.</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>Adapun lokasi yg sering dijadikan tempat Tawuran sbb:</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>1. Lampu Merah Simpang Tiga</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>2. Belakang MTQ</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>3. Stadion Rumbai</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>4. Seputan PMI Pekanbaru (Petala Bumi)</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>5. Parit Indah seputaran Labersa</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>Lokasi yg di jadikan Tempat Perkumpulan Genk Motor AA sbb :</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>1. Pangeran Hidayat dekat Apotik Acean</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>2. Pasar burung palapa sukajadi dekat mesjid</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>Lokasi yg di jadikan tempat perkumpulan Genk Simple Life sbb:</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>1. Jl.Singgulung</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>2. Air hitam dekat gudang indomaret</em></span><br />
<span style="font-size: 12pt;"><em>3. Jl.Badak dekat Pemko kota.</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><em>Kami dari Direktorat Samapta Polda Riau akan melaksanakan Patroli Perintis Presisi. Mohon kerjasamanya demi kenyamanan dan keselamatan kita bersama Terimakasih&#8230;????????????</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Atas pesan berantai yang mencatut Direktorat Samapta itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Anom menegaskan, Polda Riau tidak pernah mengeluarkan imbauan tersebut. &#8220;Direktorat Samapta tidak pernah mengeluarkan imbauan seperti itu. Tetap tenang dan jangan panik,&#8221; pungkasnya dikutip detak24com dari cakaplah. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geng Motor Bacok Anggota TNI di Medan, Kepala dan Wajah Berdarah-darah</title>
		<link>https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-darah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 14:51:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=49305</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN, detak24com &#8211; Salah seorang anggota TNI dari Yonif 100/PS, Prada Defliadi Susanto menjadi sasaran amuk geng motor. Kepala, mulut dan tangan luka serius. Informasi dirangkum, Selasa (06/08/25), geng motor ini berulah di dekat Jalan Guru Patimpus, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Korban mengalami luka bacokan di kepala, mulut dan tangannya. Video korban yang mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>MEDAN</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Salah seorang <a href="https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-dara/"><strong>anggota TNI</strong></a> dari Yonif 100/PS, Prada Defliadi Susanto menjadi sasaran amuk <a href="https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-dara/"><strong>geng motor</strong></a>. Kepala, mulut dan tangan luka serius.</span></p>
<div id="ats-insert_ads-5-wrapper" class="insert_ads insert_ads-1 show_advertisement unrendered">
<div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Informasi dirangkum, Selasa (06/08/25), geng motor ini berulah di dekat Jalan Guru Patimpus, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Korban mengalami luka bacokan di kepala, mulut dan tangannya.</span></p>
<p>Video korban yang mengalami luka serius viral di media sosial, Selasa (06/08/24). Dalam video yang beredar, kepala, wajah dan tangan korban diperban.</p>
</div>
<div>Korban yang berada di dalam mobil tampak tak berdaya akibat luka yang dialaminya.</div>
</div>
<div id="ats-insert_ads-7-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement unrendered">
<div></div>
<div>
<p>Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico Siagian mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (04//8/24) pagi.</p>
</div>
<div>
<p>&#8220;Saat itu, korban bersama anggota TNI lain sedang duduk-duduk di salah satu angkringan di Jalan Guru Patimpus. Kemudian mereka didatangi sekitar 20 orang <a href="https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-dara/"><strong>geng motor,&#8221; ujarnya</strong></a></p>
<p>Anggota geng motor tersebut tiba-tiba menyerang <a href="https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-dara/"><strong>anggota TNI</strong></a> yang sedang duduk-duduk. Mendapat serangan tak terduga para anggota TNI itu meninggalkan lokasi.</p>
</div>
<div>
<p>Nahas, korban Prada Defliadi Susanto terjebak lantas dikeroyok<span style="font-size: 12pt;">. Korban dengan posisi terlentang dibacok dengan menggunakan sebilah golok.</span></p>
<p>Akibatnya, korban mengalami luka bacok di bagian kepala, pelipis mata sebelah kiri, luka pada tangan dan luka tusuk pada bagian paha.</p>
</div>
<div>Rico menyebutkan kasus tersebut saat ini tengah ditangani <a href="https://detak24.com/geng-motor-bacok-anggota-tni-di-medan-kepala-dan-wajah-berdarah-dara/"><strong>Polrestabes Medan</strong></a>.</div>
<div>
<p>Polisi tengah mengejar para anggota geng motor yang melakukan pembacokan dan pengeroyokan.</p>
</div>
<div>&#8220;Kasusnya sudah diserahkan ke Polrestabes Medan. Untuk para pelaku dilakukan pengejaran oleh Polrestabes dan TNI. Untuk korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit,&#8221; pungkasnya. (*)</div>
</div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di</strong></em> <a href="http://www.detak24.com/"><strong>https://detak24.com</strong></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Anggota Geng Duta Mas Pekanbaru Putra Klewang, Pengakuannya Bikin Ngeri!</title>
		<link>https://detak24.com/satu-anggota-geng-duta-mas-pekanbaru-putra-klewang-pengakuannya-bikin-ngeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jun 2024 22:23:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[Geng Duta Mas]]></category>
		<category><![CDATA[Geng motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=47136</guid>

					<description><![CDATA[PEKANBARU, detak24com -Seorang tersangka begal Geng Duta Mas Pekanbaru inisial NP, ternyata putra Klewang, pentolan geng motor yang mengganas di kota ini beberapa tahun silam. Aksi geng motor pimpinan Klewang yang menggemparkan warga Pekanbaru, nyaris tak hilang dalam ingatan. Semua hal dihalalkannya. Selain berbagai aksi kriminal, termasuk seks bebas sesama anggota geng. Kini, anak Klewang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PEKANBARU</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> -Seorang tersangka begal Geng Duta Mas Pekanbaru inisial NP, ternyata putra Klewang, pentolan geng motor yang mengganas di kota ini beberapa tahun silam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aksi geng motor pimpinan Klewang yang menggemparkan warga Pekanbaru, nyaris tak hilang dalam ingatan. Semua hal dihalalkannya. Selain berbagai aksi kriminal, termasuk seks bebas sesama anggota geng.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kini, anak Klewang yang berurusan dengan kepolisian usai diringkus bersama 12 angota geng Duta Mas lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diketahui, NP satu satu 12 orang yang menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pekanbaru  Polisi awalnya mengungkap aksi begal, yang kemudian dalam pengembangan berhasil mengamankan 12 orang pelaku .</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salah seorangnya adalah NP yang merupakan anak dari Klewang. Lantas, bagaimana pengakuan NP yang merupakan anak Klewang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra membeberkan pengakuan NP yang merupakan anak Klewang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kasat Reskrim saat dikonfirmasi membenarkan jika NP merupakan anak dari pentolan geng motor fenomenal di Pekanbaru, yakni Klewang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Iya benar, yang bersangkutan ini anak dari Klewang yang dulu juga pernah ditangkap terkait aksi kriminal geng motor,&#8221; kata Kompol Bery, dikutip Senin (24/06/24).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kini, proses hukum terhadap belasan pelaku berlanjut. Saat ini, polisi tengah melengkapi berkas penyidikan kasus ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Sedang kita lengkapi berkas penyidikannya. Jika nanti sudah lengkap, akan kita limpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum, red) untuk diteliti,&#8221; ujar Kompol Bery.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sosok NP salah satu anggota geng Duta Mas pelaku begal di Pekanbaru ternyata anak dari Klewang Raja geng motor di Pekanbaru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">NP (22), ditangkap oleh polisi diduga terlibat aksi begal bersama 13 orang lainnya yang tergabung dalam geng Duta Mas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua orang pelaku lainnya yang merupakan otak begal, masih dalam proses pengejaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">NP, sehari-hari bekerja sebagai satpam di salah satu kantor di Kota Pekanbaru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam geng &#8216;Duta Mas&#8217;, ia termasuk yang tertua. Bahkan disebut-sebut, sebagai orang yang mengumpulkan para pelaku lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara, korban keberingasan geng Duta Mas ini adalah pria bernama Jorgi Yohandres (21).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Wakapolresta Pekanbaru AKBP Henky Poerwanto mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan terkait dengan aksi kejahatan khususnya C3 (Curas, Curat dan Curanmor), termasuk begal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kelompok (kejahatan) ini tidak kenal waktu melakukan aksinya. Untuk itu kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan sampai malam hari, lebih baik di rumah saja,&#8221; imbau Henky, Rabu (19/06/24).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terhadap geng Duta Mas polisi menerapkan Undang-undang Darurat serta pasal pidana pencurian dengan kekerasan. Ancamannya pun tak main-main, lebih dari 10 tahun penjara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Terhadap para pelaku kita jerat Pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun,&#8221; tambah Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat melakukan penangkapan terhadap para pelaku ini, polisi menyita double stick, hingga airsoftgun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat ini pihak kepolisian masih mendalami soal adanya aksi kejahatan lain yang dilakukan para pelaku ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, ada pula barang bukti lainnya, seperti tongkat besi, tongkat berbentuk T yang diduga digunakan para pelaku dalam beraksi, yang turut diamankan petugas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Termasuk 5 unit sepeda motor yang diduga menjadi sarana kejahatan para pelaku tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Lagi kita kembangkan. Ada kejadian (serupa) di Marpoyan menggunakan double stick,&#8221; tutup Kompol Bery.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, aksi begal yang dilakukan para pelaku, dilatarbelakangi oleh motif dendam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Total pelaku</strong></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Total pelaku berjumlah 14 orang. Sejauh ini, sudah 12 yang berhasil diamankan. Sementara 2 lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) dan sedang dalam pencarian, dikutip detak24com dari tribunews. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><em>Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di</em> </strong><a href="http://www.detak24.com"><strong>https://detak24.com</strong></a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
