<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sabung ayam Arsip - DETAK24COM</title>
	<atom:link href="https://detak24.com/tag/sabung-ayam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detak24.com/tag/sabung-ayam/</link>
	<description>Cepat Lugas dan Akurat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 10:53:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://detak24.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-logo-detak24-32x32.jpg</url>
	<title>Sabung ayam Arsip - DETAK24COM</title>
	<link>https://detak24.com/tag/sabung-ayam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengadilan Militer Vonis Mati Kopda Bazarsah, Tembak Kapolsek Lusiyanto di Judi Sabung Ayam</title>
		<link>https://detak24.com/pengadilan-militer-vonis-mati-kopda-bazarsah-tembak-kapolsek-lusiyanto-di-judi-sabung-ayam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 10:53:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[# Vonis Mati]]></category>
		<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan militer]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=64671</guid>

					<description><![CDATA[PALEMBANG, detak24com &#8211; Pengadilan Militer I-04 Palembang menjatuhkan vonis mati kepada Kopral Dua Bazarsah dalam kasus penembakan tiga polisi di lokasi judi sabung ayam, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto saat sidang pembacaan vonis di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (11/08/25). Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PALEMBANG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Pengadilan Militer I-04 Palembang menjatuhkan vonis mati kepada Kopral Dua Bazarsah dalam kasus penembakan tiga polisi di lokasi judi <strong>sabung ayam</strong>, Kabupaten Way Kanan, Lampung.</p>
<p>Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto saat sidang pembacaan vonis di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (11/08/25).</p>
<p>Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan tindak pidana, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dan Senjata Tajam Secara Ilegal, serta Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian, serta Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian.</p>
<p>&#8220;Memidana terdakwa dengan pidana pokok hukuman mati dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer,&#8221; katanya.</p>
<p>Mendengarkan pembacaan amar putusan, suasana ruang sidang riuh dengan suara isak tangis dari para keluarga keluarga korban.</p>
<p>Dengan vonis tersebut, Kopda Bazarsah memiliki waktu tujuh hari untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan banding.</p>
<p>Sebelumnya, kasus penembakan di arena judi sabung ayam ini terungkap pada saat penggerebekan tempat perjudian itu pada Senin, 17 Maret 2025.</p>
<p>Dalam penggerebekan tempat judi di Kampung Karang Manik, Kabupaten Way Kanan, Lampung, itu, tiga anggota Polri tewas ditembak Kopda Bazarsah.</p>
<p>Ketiga polisi yang tewas itu adalah Ajun Komisaris Polisi (Anumerta) Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Ajun Inspektur Polisi Dua (Anumerta) Petrus Apriyanto (Bintara Polsek Negara Batin), dan Brigadir Polisi Dua (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta (Bintara Satreskrim Polres Way Kanan).</p>
<p>Penembakan itu dilakukan oknum prajurit TNI Kopda Bazarsah, sedangkan Peltu Yun Heri Lubis terlibat dalam tindak pidana perjudian, dikutip dari cnnindonesia. (Red)</p>
<p>Editor : Kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Duh, Anggota DPRD Punya Arena Judi Sabung Ayam, Ini Tampangnya </title>
		<link>https://detak24.com/duh-anggota-dprd-punya-arena-judi-sabung-ayam-ini-tampangnya/</link>
					<comments>https://detak24.com/duh-anggota-dprd-punya-arena-judi-sabung-ayam-ini-tampangnya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 00:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Asahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=59828</guid>

					<description><![CDATA[ASAHAN, detak24com &#8211; Polres Asahan menetapkan 3 tersangka judi sabung ayam, yang salah satunya adalah anggota DPRD setempat atas nama Pajar Prianto (42). Ia berperan sebagai penyedia lokasi. Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi mengatakan selain Pajar, dua tersangka lainnya yakni Supilar alias SR (50) dan Suparmin alias SN (46). Mereka berdua ikut bermain taruhan dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><b>ASAHAN</b>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Polres Asahan menetapkan 3 tersangka judi sabung ayam, yang salah satunya adalah anggota DPRD setempat atas nama Pajar Prianto (42). Ia berperan sebagai penyedia lokasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi mengatakan selain Pajar, dua tersangka lainnya yakni Supilar alias SR (50) dan Suparmin alias SN (46). Mereka berdua ikut bermain taruhan dalam judi tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, ditetapkan sebanyak tiga orang sebagai tersangka, yaitu tersangka PP, SR dan SN,&#8221; kata Afdhal saat konferensi pers, dilansir <strong>detikSumut</strong>, Rabu (24/04/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ghulam Yanuar menambahkan, Pajar berperan sebagai penyedia tempat judi sabung ayam itu. Ia dijerat Pasal 303 ayat 1 ke-2e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sementara dua tersangka lainnya dijerat Pasal 303 bis KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kalau dia (Pajar) memang penyedia tempat,&#8221; kata Kasat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara, Pajar membantah terlibat dalam judi sabung ayam yang digerebek polisi di area rumahnya di Kecamatan Air Joman. Pajar mengatakan hanya melakukan jual beli ayam jago.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Saya di situ jual beli ayam, mana yang bagus seharusnya kan tes dulu, bagus baru dijual,&#8221; kata Pajar saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Asahan, Selasa (22/04/25). (Red)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detak24.com/duh-anggota-dprd-punya-arena-judi-sabung-ayam-ini-tampangnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Forensik, Kapolsek Lusiyanto Cs Gugur Ditembak Peluru Kaliber 5,56 mm di Arena Sabung Ayam </title>
		<link>https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2025 08:06:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata kaliber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58324</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, detak24com &#8211; Hasil pemeriksaan forensik mengungkap proyektil di tubuh Kapolsek Lusiyanto Cs yang gugur saat gerebek sabung ayam Lampung, merupakan serpihan peluru kaliber 5,56 mm. &#8220;Kemarin kami sudah menerima hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Kriminalistik Forensik Polri terkait proyektil, selongsong, dan sampel darah,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Pahala Simanjuntak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>LAMPUNG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Hasil pemeriksaan forensik mengungkap proyektil di tubuh <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>Kapolsek Lusiyanto</strong></a> Cs yang gugur saat gerebek <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>sabung ayam</strong></a> Lampung, merupakan serpihan peluru <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>kaliber</strong></a> 5,56 mm.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kemarin kami sudah menerima hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Kriminalistik Forensik Polri terkait proyektil, selongsong, dan sampel darah,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Pahala Simanjuntak di Mapolda Lampung, Jumat, 28 Maret 2025, dikutip, Senin (31/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurutnya, hasil laboratorium memastikan bahwa serpihan proyektil yang ditemukan di tubuh korban berasal dari peluru jenis <em><i>full metal jacket</i></em> yang ditembakkan dari senjata laras panjang kaliber 5,56 mm.</span></p>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg">
<p><span style="font-size: 12pt;">Ia menjelaskan, delapan butir selongsong peluru kaliber 5,56 mm berhandstain buatan Indonesia, serta tiga butir selongsong peluru merupakan peluru kaliber 7,62×45 mm berhandstain buatan Indonesia. Untuk dua selongsong peluru lainnya merupakan selongsong kaliber 9,19 mm berhandstain buatan Indonesia.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg">
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, tim forensik juga menganalisis selongsong peluru dan sampel darah korban yang ditemukan di lokasi kejadian untuk memperjelas kronologi penembakan. Pahala menuturkan, sample darah milik korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dianalisis dengan hasil profil DNA dari swab darah milik korban <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>AKP Anumerta Lusiyanto</strong></a>. &#8220;Di TKP 1 cocok dengan profil DNA milik korban AKP Anumerta Lusiyanto,&#8221; jelasnya.</span></p>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Analisis labfor juga mengungkap profil DNA dari swab darah di TKP 2 cocok dengan profil milik korban atas nama Aipda anumerta Petrus. &#8220;Profil DNA dari swab darah di TKP 3 cocok dengan profil DNA milik korban atas nama Briptu anumerta M Ghalib,&#8221; ujar dia.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Hasil pemeriksaan laboratorium forensik tersebut, lanjut Pahala, akan dilimpahkan ke Denpom II/3 Lampung. Temuan ini menjadi bukti ilmiah yang krusial dalam mengungkap siapa pelaku penembakan terhadap ketiga anggota polisi tersebut. Polda Lampung memastikan bahwa penyelidikan terus berlanjut untuk menuntaskan kasus ini.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim investigasi gabungan TNI-Polri telah menetapkan <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>Kopda Basar</strong></a> sebagai pelaku utama dalam penembakan tiga anggota Polri saat gerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Penetapan tersangka ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Lampung pada Selasa, 25 Maret 2025.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Wakil Sementara Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD, Mayor Jenderal Eka Wijaya Permana mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, Kopda Basar mengakui telah menembak para korban. &#8220;Pelaku penembakan adalah kopda b, dan yang bersangkutan sudah mengakui menembak 3 korban itu,&#8221; ujar Eka.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Tiga korban yang tewas dalam insiden ini adalah AKP Anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Aipda Anumerta Petrus Apriyanto (Bintara Polsek Negara Batin), dan Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan). Penembakan terjadi dalam operasi pembubaran judi sabung ayam ilegal di Letter S register 44 <a href="https://detak24.com/hasil-forensik-kapolsek-lusiyanto-cs-gugur-ditembak-peluru-kaliber-556-mm-di-arena-sabung-ayam/"><strong>Way Kanan</strong></a>, Lampung.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain Kopda Basar, penyidik juga menetapkan sejumlah tersangka lainnya, termasuk Peltu Lubis, yang diduga turut serta dalam peristiwa tersebut, serta Bripda Kapri Sucipto, anggota Brimob Polda Sumatera Selatan, yang terbukti mengenal pelaku sejak 2018 dan ikut berada di tempat kejadian perkara (TKP). Bripda Kapri bahkan diduga turut menyebarkan informasi perjudian sabung ayam ilegal di media sosial.</span></p>
</div>
<div id="content-wrapper" class="max-lg:container lg paywall-content">
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan berbagai pasal. Kopda B disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, serta Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 ihwal kepemilikan senjata api ilegal. Hukuman maksimal yang bisa dijatuhkan kepada pelaku adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup. Sementara Peltu YHL dan Bripda K dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dikutip detak24com dari tempo.co. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : kar </span></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pribadi Sederhana Kapolsek Lusiyanto, Nyambi Jadi Guru Ngaji hingga Supir Angkot </title>
		<link>https://detak24.com/pribadi-sederhana-kapolsek-lusiyanto-nyambi-jadi-guru-ngaji-hingga-supir-angkot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 15:29:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58138</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, detak24com &#8211; Nama Kapolsek Lusiyanto jadi viral usai peristiwa gugurnya tiga polisi di arena sabung ayam, Way Kanan Lampung.  Diketahui, AKP (Anumerta) Lusiyanto merupakan Kapolsek Negara Batin yang gugur bersama dua bawahannya ditembak oknum TNI Kopda Basar (tersangka) sewaktu menggerebek lokasi judi sabung ayam. Kapolri Jenderal Sigit Prabowo telah berkunjung ke rumah duka. Tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>LAMPUNG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Nama Kapolsek Lusiyanto jadi viral usai peristiwa gugurnya tiga polisi di arena sabung ayam, Way Kanan Lampung. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diketahui, AKP (Anumerta) Lusiyanto merupakan Kapolsek Negara Batin yang gugur bersama dua bawahannya ditembak oknum TNI Kopda Basar (tersangka) sewaktu menggerebek lokasi judi sabung ayam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolri Jenderal Sigit Prabowo telah berkunjung ke rumah duka. Tak lupa, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto pun menitip pesan ucapan dukacita untuk keluarga Kapolsek Lusiyanto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis  (28/03/25), Kapolsek Lusiyanto memiliki kepribadian yang sederhana. Kediaman sang polisi juga sangat sederhana dibanding rumah tetangganya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain diungkapkan anak dan istri, sosok AKP Anumerta Lusiyanto juga dibeberkan oleh tetangga dan rekan kerjanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Seumur-umur pak Lusiyanto gak punya mobil, punya juga motor matic buruk. Abang itu, waktu di Tanggamus kalau habis pulang dinas dia narik mobil angkot, atau ngajar anak-anak mengaji. Baru-baru ini punya mobil Terios lama hasil jual tanah warisan bapaknya di kampung. Bapak itu orang baik, tega bener orang memfitnah dia kasihan keluarganya,” ujar Laudi, tetangganya, dikutip dari laman Poskota.co.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Kasihan anak dan istrinya. Orang sudah kehilangan orang yang dicintai yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga, malah difitnah seperti itu. Coba ke sini biar semua orang lihat rumahnya saja sudah lama belum diplester dan pagar rumah juga masih bambu,” ujar Wira, salah seorang warga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Saya gak percaya kalau berawal masalah ini tawar menawar setoran judi sabung ayam. Almarhum itu orang taat sama agama, rajin salat di masjid dan suka beramal. Orangnya juga baik walau sudah perwira selalu baik sama siapapun. Rumahnya saja di gang hidup sederhana dengan motornya. Ah gak mungkin,” ujar Agung, salah seorang polisi seleting almarhum.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Saya 18 tahun dinas satu Polres dengan almarhum, 5 tahun 1 polsek, selama dinas kadang beliau itu nyambi jadi supir travel bakau, kenapa? Karna memang sesederhana itu orangnya,” tulis akun @daroel27, salah satu anak buah AKP Anumerta Lusiyanto. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kehidupan Mewah Peltu Lubis, Bos Judi Sabung Ayam Sogok Kapolsek Lusiyanto, Anaknya Baru Saja Masuk TNI</title>
		<link>https://detak24.com/kehidupan-mewah-peltu-lubis-bos-judi-sabung-ayam-sogok-kapolsek-lusiyanto-anaknya-baru-saja-masuk-tni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 14:18:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Peltu Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58125</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, detak24com &#8211; Terungkap kehidupan mewah Peltu Yohanes Lubis alias YL, bos judi sabung ayam di Lampung yang berusaha menyogok Kapolsek Lusiyanto. Dikutip, Kamis (27/03/26), Peltu Yohanes Lubis alias YL rupanya hidup bergelimang harta sebelum menjadi tersangka judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Dia hidup dalam rumah mewah. Bahkan anaknya pun baru saja diterima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>LAMPUNG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Terungkap kehidupan mewah Peltu Yohanes Lubis alias YL, bos judi sabung ayam di Lampung yang berusaha menyogok Kapolsek Lusiyanto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dikutip, Kamis (27/03/26), Peltu Yohanes Lubis alias YL rupanya hidup bergelimang harta sebelum menjadi tersangka judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Dia hidup dalam rumah mewah. Bahkan anaknya pun baru saja diterima sebagai anggota TNI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diketahui, ia pernah menyogok Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto terkait dengan arena judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berdasar hasil penyelidikan Polda Lampung dan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) Kodam II/Sriwijaya menetapkan Peltu Lubis dan Kopda Basarsyah sebagai tersangka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kopda Basarsyah menjadi tersangka pembunuhan terhadap tiga polisi anggota Polsek Negara Batin.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Statusnya resmi tersangka dalam peristiwa perjudian dan penembakan,&#8221; kata Wadan Puspomad, Mayjen Eka Wijaya saat konferensi pers di Mapolda Lampung pada Selasa (25/3/2025).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kopda Basarsyah dijerat Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP serta Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sedangkan, Peltu Lubis yang merupakan Subdanramil Negara Batin tersebut </span><span style="font-size: 12pt;">dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Peltu Yohanes Lubis yang terlibat dalam kasus perjudian,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara, Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam mengungkap bahwa Peltu Lubis pernah mencoba menyogok Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu Lusiyanto menegur Lubis terkait praktir judi sabung ayam di Way Kanan. Sogokan dilakukan agar Lusiyanto tak lagi mengganggu judi sabung ayam milik Peltu Lubis dan Kopda Basarsyah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Upaya Kapolsek ini untuk mengingatkan Peltu Lubis agar menghentikan judi sabung ayam sudah dilakukan berulang kali sejak lama. Namun, ketika diingatkan, mereka malah berusaha menyuap, dan tegas ditolak oleh AKP Lusiyanto,&#8221; kata Anam seperti dikutip dari Kompas TV.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dilihat dari kondisi rumah, kata Anam, Kapolsek Lusiyanto dipastikan tidak menerima sogokan Peltu Lubis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kondisi rumah Lusiyanto berbanding jauh dengan Peltu Lubis. Dari akun TikToknya tampak rumah dan perabotan Peltu Lubis begitu mewah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bahkan ia memiliki sofa tinggi yang biasanya dipajang di rumah-rumah mewah. Selain itu Peltu Lubis acap berpose di atas mobil dan motor.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Peltu Lubis sering memposting usaha anaknya demi bisa diterima sebagai anggota TNI. Sampai kemudian anak Peltu Lubis kini telah berseragam TNI, dikutip detak24com dari Tribunnews. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar</span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dikunjungi Kapolri, Istri Kapolsek Lusiyanto Sesenggukan: Saya Mohon Pak&#8230;</title>
		<link>https://detak24.com/dikunjungi-kapolri-istri-kapolsek-lusiyanto-sesenggukan-saya-mohon-pak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 08:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58105</guid>

					<description><![CDATA[PALEMBANG, detak24com &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi keluarga AKP (Anumerta) Lusiyanto di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Kamis (27/03/25). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Kapolri menyampaikan dukacita mendalam kepada istri dan anak AKP Lusiyanto. Kapolri tiba di lokasi disambut oleh keluarga korban. Kapolri yang didampingi oleh Gubernur Sumsel, Herman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PALEMBANG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi keluarga AKP (Anumerta) Lusiyanto di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Kamis (27/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Kapolri menyampaikan dukacita mendalam kepada istri dan anak AKP Lusiyanto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolri tiba di lokasi disambut oleh keluarga korban. Kapolri yang didampingi oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru langsung menyalami istri dan anak AKP Lusiyanto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolri kemudian duduk dan menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga korban. Kapolri juga meminta maaf lantaran baru bisa datang ke rumah duka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Saya mewakili institusi menyampaikan dukacita yang mendalam, mohon maaf saya baru bisa datang hari ini. Beberapa waktu lalu saya sudah sempat memutuskan, mudah-mudahan bertemu,&#8221; kata Kapolri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, Kapolri menyampaikan salam dan dukacita mendalam dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Menurut Kapolri, Panglima TNI siap menindak tegas oknum TNI yang menembak korban.  </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Beliau menyampaikan pesan terkait dengan kejadian yang ada beliau berjanji memproses secara tegas. Yang jelas, bagi kami apapun yang terjadi Bu Lusiyanto dan putri tetap menjadi keluarga besar kita,&#8221; tutur Kapolri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah itu, istri AKP Lusiyanto menyampaikan harapannya kepada Kapolri. Dia ingin pelaku dihukum seberat-beratnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Turut hadir dalam pertemuan Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Kapolda Sumsel, Irjen Andi Rian Djajadi hingga As SDM Kapolri Irjen Anwar. (Red)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : kar </span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Pembunuh Sadis Tiga Polisi di Sabung Ayam, Kopda Basar Juga Terancam UU Darurat </title>
		<link>https://detak24.com/selain-pembunuh-sadis-tiga-polisi-di-sabung-ayam-kopda-basar-juga-terancam-uu-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 21:40:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Way kanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58082</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, detak24com &#8211; Kopda Basar terbukti menembak 3 anggota Polri di arena sabung ayam Lampung. Selain pasal pembunuhan, dia terancam UU Darurat atas kepemilikan senpi ilegal. WS Danpuspomad, Mayjend TNI Eka Wijaya Permana menjelaskan selain terbukti melakukan penembakan terhadap 3 personel Bhayangkara di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Kopda Basar juga dijerat atas kepemilikan senjata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>LAMPUNG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Kopda Basar terbukti menembak 3 anggota Polri di arena sabung ayam Lampung. Selain pasal pembunuhan, dia terancam UU Darurat atas kepemilikan senpi ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">WS Danpuspomad, Mayjend TNI Eka Wijaya Permana menjelaskan selain terbukti melakukan penembakan terhadap 3 personel Bhayangkara di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Kopda Basar juga dijerat atas kepemilikan senjata api ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Dalam penyelidikan ini, untuk Kopda B disangkakan pasal 340 jo 338, namun terhadap Kopda B yang memiliki senjata pabrikan tapi bukan organik, itu akan kita lakukan Undang-Undang Darurat RI juga tentang senjata,&#8221; katanya dikutip, Kamis (27/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Eka menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan pada kasus ini secara profesional.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Jadi percayalah kami akan profesional, kami akan melakukan kerja dengan baik. Apa yang menjadi prosedur tetap kami jalankan, kemudian komitmen Bapak Kasad juga buka seterang-terangnya transparan dan proses hukum apabila anggota TNI AD bersalah lakukan proses hukum dengan baik,&#8221; bebernya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kami akan berupaya untuk percepatan tim kami dari Jakarta 10 orang, kami akan memperkuat Denpom untuk segera menyelesaikan persoalan ini dan bekerjasama dengan Polda, yang jelas komitmen Bapak Kasad, kolaborasi ini harus dilakukan. Institusi kedua pihak yang sudah bersinergitas antara TNI dan Polri, kemudian lakukan yang terbaik untuk bangsa ini,&#8221; tegasnya. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Dijaga Ketat, Istri Kapolsek Lusiyanto Dilarang Temui Hotman Paris </title>
		<link>https://detak24.com/rumah-dijaga-ketat-istri-kapolsek-lusiyanto-dilarang-temui-hotman-paris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 18:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Hotman Paris]]></category>
		<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=58026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, detak24com &#8211; Istri Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto dihadang di jalan saat ingin minta bantuan pengacara Hotman Paris. Selain itu, rumahnya dijaga ketat oleh aparat. &#8220;Jadi, tadi malam ibu Kapolsek (Anumerta) dan istrinya almarhum Pak Petrus itu sudah melakukan perjalanan menuju Jakarta. Namun, di tengah perjalanan mereka dipaksa untuk kembali lagi,&#8221; ucap Tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>JAKARTA</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Istri Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto dihadang di jalan saat ingin minta bantuan pengacara Hotman Paris. Selain itu, rumahnya dijaga ketat oleh aparat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"> &#8220;Jadi, tadi malam ibu Kapolsek (Anumerta) dan istrinya almarhum Pak Petrus itu sudah melakukan perjalanan menuju Jakarta. Namun, di tengah perjalanan mereka dipaksa untuk kembali lagi,&#8221; ucap Tim Hukum Hotman Paris, Putri Maya Nurmanti saat konferensi pers di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keduanya, dicegat di tengah jalan oleh oknum polisi dari Polsek Buay Madang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Oknum polisi itu meminta agar istri Lusiyanto dan istri Brigadir Petrus tidak melanjutkan perjalanannya ke Jakarta untuk bertemu Hotman Paris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pasalnya, oknum polisi tersebut menyebut bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan datang ke Lampung pada Rabu (26/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, keduanya memilih untuk tetap melanjutkan perjalanan ke Jakarta. &#8220;Tapi, lagi-lagi mereka dikejar oleh oknum anggota Polsek Waadang dan akhirnya mereka terpaksa ikut kembali ke rumah,&#8221; sambung Putri. Sampai pagi tadi, rumah kedua korban pun dijaga ketat oleh petugas polisi. Padahal sebelumnya tidak pernah ada penjagaan sama sekali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Oleh karena itu, hanya kakak kandung dan anak Lusiyanto yang bertemu Hotman Paris hari ini di Jakarta. Keduanya, menuntut keadilan atas kematian Lusiyanto dan dua anggotanya. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diketahui, insiden penembakan oleh dua oknum TNI kepada tiga anggota polisi saat menggerebek lokasi judi sabung ayam terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung pada Senin, 17 Maret 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tiga anggota yang gugur ditembak adalah Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta. Ketiganya diduga ditembak oleh dua oknum TNI, yaitu Peltu Lubis selaku Dansubramil Negara Batin, dan Kopka Basarsyah selaku anggota Subramil Negara Batin.  Kedua terduga pelaku sudah ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan, dikutip detak24com dari kompas.com. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kopda Basar Tembak Mati 3 Polisi Meski Korban Minta Ampun, Salsabila: Ayah Razia Sabung Ayam Diperintah Polres </title>
		<link>https://detak24.com/kopda-basar-tembak-mati-3-polisi-meski-korban-minta-ampun-salsabila-ayah-razia-sabung-ayam-diperintah-polres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 14:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Gugur]]></category>
		<category><![CDATA[Hotman Paris]]></category>
		<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Way kanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=57985</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, detak24com &#8211; Detik-detik kebrutalan Kopda Basar tembak mati 3 polisi di Lampung, tak berhenti meski korban sudah terkapar dan minta ampun.  Sembari menangis, Salsabila selaku putri Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto menceritakan detik-detik penembakan saat penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung, Senin (17/03/25). Didampingi pengacara kondang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>JAKARTA</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Detik-detik kebrutalan Kopda Basar tembak mati 3 polisi di Lampung, tak berhenti meski korban sudah terkapar dan minta ampun. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sembari menangis, Salsabila selaku putri Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto menceritakan detik-detik penembakan saat penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung, Senin (17/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Didampingi pengacara kondang Hotman Paris, ia menjelaskan ayahnya mendapat perintah tugas dari pihak Polres Way Kanan untuk membubarkan judi sabung ayam tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kebetulan bapak saya kan diperintah dari pihak Polres untuk membubarkan sabung ayam tersebut,&#8221; kata Sabila, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, seperti dilansir dari Bengkulu.tribunnews, Selasa (25/03/25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Bila, AKP Lusiyanto mendatangi lokasi arena judi sabung ayam menggunakan mobil pribadinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">AKP Lusiyanto datang bersama anggota Polsek Negara Batin dan anggota Polres Way Kanan untuk menggerebek lokasi judi sabung ayam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Bapak saya menggunakan mobil pribadi bersama anggota Polsek dan anggota Polres datang untuk menggerebek sabung ayam tersebut,&#8221; ucapnya sembari menangis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari cerita yang ia dengar, menurut Sabila, ayahnya merupakan orang yang paling depan saat menggerebek judi sabung ayam itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, saat baru saja keluar dari mobil, AKP Lusiyanto langsung ditembak oleh terduga penembakan yakni oknum anggota TNI Peltu Lubis dan Kopda Basar, hingga akhirnya meninggal dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Bapak saya memang paling depan, pas Bapak saya keluar (dari mobil) langsung ditembak, saya denger seperti itu,&#8221; ujar Salsbila.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ia juga mengungkap fakta baru terkait penembakan yang dilakukan Kopda Basar saat peristiwa penggerebekan sabung ayam di Way Kanan, Lampung pada Senin (17/03/25) lalu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salsabila menuturkan Kopda Basar menembak bagian mata Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto saat korban memohon agar tidak lagi menembak AKP (Anumerta) Lusiyanto yang sudah terkapar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Adapun, katanya, AKP Lusiyanto ditembak oleh Kopda Basar di bagian dada. Hal ini diketahui Salsabila setelah memperoleh hasil autopsi dari jenazah sang ayah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Bapak ditembak di bagian dada kanan. Proyektilnya itu ditemukan di rongga dada bagian kiri,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ia mengaku akan terus meminta keadilan untuk mendiang ayahnya. &#8220;Ayah saya sudah meninggal masih difitnah, soal setoran. Apapun itu saya tidak peduli, saya mau keadilan buat Ayah saya,&#8221; tandasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di kesempatan yang sama, Hotman Paris mengaku mendapat bocoran dari petinggi TNI AD, kasus tewasnya tiga polisi akan dibereskan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Saya tadi pagi sudah dapat bisikan dari seorang petinggi TNI AD, katanya siang ini akan dibereskan,&#8221; imbuh pengacara kawakan tersebut. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar</span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Brimob Terlibat Kasus Gugurnya Kapolsek Lusiyanto di Arena Sabung Ayam</title>
		<link>https://detak24.com/oknum-brimob-terlibat-kasus-gugurnya-kapolsek-lusiyanto-di-arena-sabung-ayam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 13:36:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Lusiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Negara Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=57977</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, detak24com &#8211; Selain dua oknum TNI jadi tersangka atas gugurnya anggota Polri di arena sabung ayam Way Kanan, seorang Brimob diduga turut terlibat. Dua oknum TNI yang dijadikan tersangka yakni Kopda Basar dan Peltu Lubis. Tim join investigasi juga menetapkan Aiptu Kapri Sucipto anggota Brimob Polda Sumsel menjadi pelaku. Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>LAMPUNG</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Selain dua oknum TNI jadi tersangka atas gugurnya anggota Polri di arena sabung ayam Way Kanan, seorang Brimob diduga turut terlibat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua oknum TNI yang dijadikan tersangka yakni Kopda Basar dan Peltu Lubis. Tim join investigasi juga menetapkan Aiptu Kapri Sucipto anggota Brimob Polda Sumsel menjadi pelaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika mengatakan dalam kasus ini pihaknya melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap tiga saksi yakni dua anggota Polri dan satu warga sipil.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kami melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi dari Polri dan satu warga sipil. Kemudian didalami dan ditetapkan satu orang anggota Polri menjadi tersangka perjudian sabung ayam,&#8221; katanya, Selasa (25/03/25)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari hasil penyelidikan, Helmy menerangkan Aiptu Kapri Sucipto mengakui mengenal Kopda Basar. Selain itu, yang bersangkutan juga membuat video undangan untuk kegiatan sabung ayam tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Hasil pendalaman pemeriksaan, anggota Polri ini mengaku kenal. Dia juga hadir dan mengundang dengan membuat video ajakan untuk datang ke kegiatan perjudian tersebut,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat ini, Aiptu Kapri Sucipto telah dilakukan penahanan di Mapolda Lampung, dikutip detak24com dari detikcom. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : Kar </span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
