<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Aceh Arsip - DETAK24COM</title>
	<atom:link href="https://detak24.com/tag/berita-aceh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detak24.com/tag/berita-aceh/</link>
	<description>Cepat Lugas dan Akurat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Sep 2025 23:24:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://detak24.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-logo-detak24-32x32.jpg</url>
	<title>Berita Aceh Arsip - DETAK24COM</title>
	<link>https://detak24.com/tag/berita-aceh/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nahas, Suami Istri Tewas Saat Petik Buah Kuini Pakai Galah Fiber </title>
		<link>https://detak24.com/nahas-suami-istri-tewas-saat-petik-buah-kuini-pakai-galah-fiber/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 23:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Galah Fiber]]></category>
		<category><![CDATA[Kuini]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Suami istri]]></category>
		<category><![CDATA[Tersetrum]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=66770</guid>

					<description><![CDATA[DETAK24COM &#8211; Sepasang suami istri tewas setelah kesetrum listrik saat memetik buah kuini di Aceh. Kejadian ini membuat warga sekitar jadi gempar. Informasi dihimpun sebagaimana dikutip dari AcehEkspres.com, Ahad (29/09/25), kejadian nahas itu terjadi pada Ahad, tanggal 21 September 2025. Kedua korban merupakan warga Gampong (Desa) Ladang Baru, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DETAK24COM</strong> &#8211; Sepasang <a href="https://detak24.com/nahas-suami-istri-tewas-saat-petik-buah-kuini-pakai-galah-fiber/"><strong>suami</strong></a> istri tewas setelah kesetrum listrik saat memetik buah <a href="https://detak24.com/nahas-suami-istri-tewas-saat-petik-buah-kuini-pakai-galah-fiber/"><strong>kuini</strong></a> di Aceh. Kejadian ini membuat warga sekitar jadi gempar.</p>
<p>Informasi dihimpun sebagaimana dikutip dari AcehEkspres.com, Ahad (29/09/25), kejadian nahas itu terjadi pada Ahad, tanggal 21 September 2025.</p>
<p>Kedua korban merupakan warga Gampong (Desa) Ladang Baru, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Kejadian itu terjadi di gampong setempat.</p>
<p>Belum diketahui pasti bagai mana peristiwa merengut nyawa <a href="https://detak24.com/nahas-suami-istri-tewas-saat-petik-buah-kuini-pakai-galah-fiber/"><strong>suami</strong></a> istri itu terjadi. Warga mengetahui kedua korban sudah terjatuh dan kaku.</p>
<p>&#8220;Kedua korban tersetrum listrik itu diperkirakan ketika mereka memetik buah kuini, dengan menggunakan <a href="https://detak24.com/nahas-suami-istri-tewas-saat-petik-buah-kuini-pakai-galah-fiber/"><strong>galah fiber.</strong></a> Galah itu jatuh dan menimpa kabel listrik,&#8221; ujar warga setempat.</p>
<p>Jenazah Sinong maupun suaminya sudah kaku setelah tersetrum listrik tegangan tinggi milik PLN. Selanjutnya, kedua jenazah digotong ke rumah duka. (red)</p>
<p>Editor : kar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Etnis Rohingya Terdampar di Aceh Timur Malam Tadi </title>
		<link>https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 06:08:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Detak Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Detak Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis]]></category>
		<category><![CDATA[Myanmar]]></category>
		<category><![CDATA[Rohingya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=54551</guid>

					<description><![CDATA[BANDAACEH, detak24com &#8211; Ratusan etnis Rohingya menumpang kapal kayu terdampar di Pantai Alue Bu Tuha, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Ahad (05/01/25) malam. Berdasarkan informasi, masyarakat setempat sudah memberikan bantuan awal berupa makanan dan minuman untuk etnis Rohingya yang terdampar di pesisir Aceh Timur tersebut.  &#8220;Polisi, TNI dan unsur Pemkab Aceh Timur turun ke lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>BANDAACEH</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Ratusan etnis <a href="https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/"><strong>Rohingya</strong></a> menumpang <a href="https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/"><strong>kapal kayu</strong></a> terdampar di Pantai Alue Bu Tuha, Kecamatan Peureulak Barat, <a href="https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/"><strong>Aceh</strong></a> Timur, Ahad (05/01/25) malam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berdasarkan informasi, masyarakat setempat sudah memberikan bantuan awal berupa makanan dan minuman untuk etnis <a href="https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/"><strong>Rohingya</strong></a> yang terdampar di pesisir Aceh Timur tersebut. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Polisi, TNI dan unsur Pemkab Aceh Timur turun ke lokasi melakukan pengamanan di sekitar tempat pendaratan dan memastikan keselamatan bagi para pengungsi Rohingya tersebut,&#8221; ujar sumber di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Petugas dari kantor Kecamatan Peureulak Barat saat ini masih mendata jumlah pengungsi Rohingya yang terdampar di wilayahnya itu. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara, pihak kepolisian dan aparat desa sedang berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan penanganan lebih lanjut terhadap para imigran Rohingya. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aceh Timur menjadi daerah yang acap dijadikan tempat pendaratan bagi imigran Rohingya yang melarikan diri dari tekanan junta militer di <a href="https://detak24.com/ratusan-etnis-rohingya-terdampar-di-aceh-timur-malam-tadi/"><strong>Myanmar</strong></a>. Diduga masih ada satu lagi kapal kayu yang mengangkut puluhan imigran Rohingya yang masih berada di laut, dikutip detak24com dari beritasatu. (*)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Editor : kar </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OKNUM Paspampres Aniaya Warga Aceh hingga Tewas di Jakarta, Gubernur Achmad Meradang!</title>
		<link>https://detak24.com/oknum-paspampres-aniaya-warga-aceh-hingga-tewas-di-jakarta-gubernur-achmad-meradang/</link>
					<comments>https://detak24.com/oknum-paspampres-aniaya-warga-aceh-hingga-tewas-di-jakarta-gubernur-achmad-meradang/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 19:20:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Detak Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Detak Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detak24.com/?p=35405</guid>

					<description><![CDATA[ACEH, detak24com &#8211; Jubir Pemprov Aceh Muhammad MTA menyatakan pelaku penganiayaan warga Aceh di Jakarta yang berujung kematian yang diduga melibatkan oknum anggota TNI harus dihukum berat. &#8220;Kita mengecam dan berharap kasus penyiksaan berujung kematian yang melibatkan oknum anggota TNI ini harus diusut tuntas dan diproses hukum seadil-adilnya,&#8221; kata Muhammad MTA di Banda Aceh, dikutip [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="letter-spacing: -0.02em;"><strong>ACEH</strong>, <a href="http://www.detak24.com"><strong>detak24com</strong></a> &#8211; Ju</span><span style="letter-spacing: -0.02em;">bir Pemprov Aceh Muhammad MTA menyatakan pelaku penganiayaan warga Aceh di Jakarta yang berujung kematian yang diduga melibatkan oknum anggota TNI harus dihukum berat.</span></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Kita mengecam dan berharap kasus penyiksaan berujung kematian yang melibatkan oknum anggota TNI ini harus diusut tuntas dan diproses hukum seadil-adilnya,&#8221; kata Muhammad MTA di Banda Aceh, dikutip Senin (28/08/23).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dia menjelaskan, semua pihak yang terlibat dalam penganiayaan warga Aceh bernama Imam Masykur, baik oknum aparat TNI maupun sipil, harus dijerat dan dihukum berat. &#8220;Terlepas bagaimana masalah yang terjadi antarpara pihak, penyiksaan tidak dibenarkan, apalagi sampai mengakibatkan hilangnya nyawa orang,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemerintah Aceh sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan, baik yang sedang dijalankan kepolisian maupun POM TNI dalam penanganan kasus tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dia mengatakan, secara khusus Penjabat (Pj) Gubernur Aceh akan memberikan asistensi khusus terhadap kasus tersebut. Serta akan melakukan komunikasi serta koordinasi terutama dengan POM TNI dalam upaya penegakan hukum yang seadil-adilnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Gubernur telah meminta kepada pejabat terkait di Pemerintah Aceh untuk mempelajari kasus ini secara aturan dalam upaya pendampingan hukum,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dia menambahkan Pj Gubernur Aceh atas nama pribadi, Pemerintah Aceh, dan seluruh masyarakat Aceh turut berdukacita yang mendalam atas kasus yang menimpa Imam Masykur (25).  </span></p>
<section class="section-article">
<article><span style="font-size: 12pt;">Sementara, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Rafael Granada Baay membenarkan adanya dugaan anggotanya yang terlibat penculikan dan penganiayaan yang menyebabkan warga bernama Imam Masykur (25 tahun) meninggal. </span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detak24.com/oknum-paspampres-aniaya-warga-aceh-hingga-tewas-di-jakarta-gubernur-achmad-meradang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>15</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
