TERSANGKA Cs Saksikan Evakuasi Korban, Fakta Terbaru Pembunuhan Sadis Kartini Mayat Dalam Karung
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Tersangka S (38), otak pembunuhan sadis terhadap istrinya Kartini (41) mayat dalam karung, serta dua anaknya (juga tersangka) berada di TKP saat evakuasi korban.
Kehadiran para tersangka saat itu berbaur dengan masyarakat dan polisi yang sedang melakukan evakuasi mayat korban dari bawah jembatan. Sehingga, luput dari perhatian orang banyak.
Dari temuan mayat Kartini ini, awal mula tersangka berniat kabur dari Dumai untuk menghilangkan jejak dengan meninggalkan dua anaknya. Seorang anak tiri dan satu lagi anak kandung yang juga tersangka dalam kasus tersebut.
“Alasan meninggalkan anaknya di Dumai, karena tersangka berpikir kedua anaknya masih di bawah umur. Maka anaknya terbebas dari hukum,” ujar Kapolres Dumai, melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi menjawab wartawan saat konfrensi pers, Jumat (08/09/23).
Kepada kedua anaknya, tersangka sebelum kabur berpesan agar tetap menjalankan pekerjaan menjual bakso dan menjaga rumah. Sehingga, setelah pembunuhan Kartini mayat dalam karung tersebut, kedua anaknya tetap berjualan bakso. Keduanya pun ditangkap saat melayani pembeli.
Pembunuhan yang dilakukan tersangka dan anaknya itu berlangsung, Rabu (23/8/2023) sekitar pukul 4.00 wib subuh saat korban tertidur pulas. Korban dihabisi dengan menggunakan dua martil, yang dipukulkan ke kepala.
Selanjutnya korban yang sudah tidak bernyawa dibungkus dengan menggunakan karung tepung dan lalu dibungkus lagi dengan karpet, lalu mayat korban dibawa ke parit untuk dibuang dibawah jembatan.
Selanjutnya mayat ditemukan, Sabtu (26/9/2023) oleh warga kemudian dilaporan ke polisi lalu dilakukan olah TKP dan penyidikan.”Dari temuan barang bukti ini, menjadi petunjuk untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang dilakukan satu keluarga,”ujar Kasat.
Motif pembunuhan tersangka sakit hati, karena selalu diperlakukan kasar oleh korban, dari sini tersangka dan anaknya berniat membunuh korban secara bersama-sama.
Pelarian tersangka SR berakhir ditempat persembunyiannya di Lampung. Tersangka ditangkap 4 September 2023. ”Semula tersangka berencana hendak kabur ke Jawa, namun tidak jadi lantaran takut pemeriksaan di penyebrangan. Akhirnya ia tinggal di Lampung sampai tertangkap. (Hmspol)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Hi, I desire to subscribe for this web site to obtain newest updates, thus where can i do
16 September 2023 01:21it please assist.